Studi: Konsumsi Telur dengan Jumlah Tertentu Bisa Kurangi Risiko Alzheimer
Para peneliti mengungkapkan fakta menarik mengenai seseorang yang suka mengkonsumsi telur bisa menin
Lever atau biasa disebut hati merupakan organ terbesar kedua dan paling kompleks dalam tubuh setelah otak. Oleh karena itu, kesehatan hati sangat penting untuk dijaga. Hati melakukan fungsi penting yaitu menyaring racun dalam darah selama 24 jam.
“Jika hati Anda berhenti bekerja, racun akan menumpuk, Anda tidak dapat mencerna makanan, dan obat-obatan tidak akan pernah meninggalkan tubuh Anda,” kata Direktur Penelitian Hati Klinis untuk Johns Hopkins Medicine, Saleh Algahtani, MBCh,B., MS dikutip dari laman Eat This Not That.
Gaya hidup tidak sehat dan stres merupakan penyebab utama penyakit hati. Akibatnya, hati sulit menyaring darah untuk menghilangkan zat berbahaya.
Karena itu, mengonsumsi makanan yang tepat dapat menjaga hati tetap sehat dalam jangka panjang dan terhindar dari penyakit seperti diabetes.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut makanan yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan hati:
Buah-buahan dan Sayuran
Buah dan sayur kaya kaya antioksidan. Buah yang bisa melindungi hati dari kerusakan di antaranya jeruk. Sedangkan sayuran yang baik seperti brokoli dan kembang kol.
Biji-bijian juga sumber serat yang baik, membantu menjaga kesehatan pencernaan, bermanfaat bagi hati dan menyaring bahan limbah dari darah.
Protein Rendah Lemak
Ikan merupakan sumber protein yang mudah didapat dan gampang diolah. Beberapa jenis ikan yang baik Anda konsumsi seperti bandeng, tongkol, sarden, dan salmon.
Ayam yang juga merupakan sumber protein tinggi. Namun, ayam dikatakan rendah lemak jika dikonsumsi tanpa kulitnya.
Lemak Sehat
Lemak sehat bisa didapat dari alpukat dan kacang-kacangan. Selain menjaga kesehatan hati, juga bisa menjaga keseimbangan kadar gula darah.
Air Putih
Banyak minum air putih bisa membantu mengeluarkan racun dari hati. Dianjurkan minum air putih 2 hingga 3 liter setiap hari.
Teh Hijau
Sumber antioksidan yang baik, teh hijau mengandung senyawa yang membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi hati.
Kopi
Menurut penelitian, minum kopi dapat menurunkan risiko kerusakan hati permanen. Dalam hal ini adalah konsumsi kopi hitam bukan dengan campuran krim atau susu.
Jeruk Bali
Sebagai sumber antioksidan yang baik. Jus jeruk bali juga bisa meningkatkan fungsi hati.
Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung lemak sehat yang bisa memerangi kerusakan hati, membantu mengurangi peradangan, dan memperbaiki fungsi hati.
Ada pun tanda-tanda penyakit hati bisa dilihat pada kulit. Hati-hati dengan kutil di sudut kelopak mata, kontrol obesitas dan perubahan warna gelap pada lipatan di ketiak dan leher yang merupakan penanda resisteni insulin.(*)