Kartini Media
Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Harapan Putih Sari saat Sosialisasikan Program MBG di Bekasi

 

Bekasi, Jawa Barat (10/11) - Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari menyampaikan harapan besarnya terhadap program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah membentuk program MBG dengan tujuan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan gizi seimbang dan tepat. Hal itu disampaikan Putih Sari saat sosialisasikan program MBG di GOR Serbaguna Samudera Jaya, Kabupaten Bekasi pada (8/11).

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis ke masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Dihadapan ratusan warga Bekasi, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari menyampaikan bahwa masyarakat juga harus dapat memanfaatkan momentum program MBG ini sebagai langkah awal untuk perubahan dimasa depan. Masyarakat harus tersdar akan pentingnya menjaga pola makan hidup sehat sejak dini untuk pertumbuhan yang lebih baik.

“Kami berharap melalui program ini, pemerataan akses gizi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Anak-anak kita harus tumbuh sehat, kuat, dan berdaya saing. Kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan program ini,” tutur Putih Sari.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan dimasa depan. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan sejak dini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga sebagai investasi mahal jangka panjang Indonesia.

Nutrisi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pertumbuhan fisik anak. Oleh karena itu, memastikan asupan nutrisi yang memadai di usia dini menjadi prioritas utama.

 

Keberhasilan program MBG tak bisa bergantung pada penyediaan makanan semata. Diperlukan dukungan dari aspek non-materiil, terutama dalam membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. Di sinilah edukasi gizi memainkan peran krusial, baik melalui kurikulum formal sekolah maupun pendekatan di luar ruang kelas, guna mengoptimalkan dampak dari kebijakan pemerintah tersebut.

Artikel Terkait