Kartini Media
Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Mewujudkan ‘Asta Cita’ Lewat Program MBG untuk Mewujudkan Generasi Emas Bangsa

Depok, Jawa Barat (12/4) - Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan terus menggelar sosialisasi di seluruh Indonesia. MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga sebagai investasi jangka panjang bangsa Indonesia.

Program Makan Bergizi Gratis adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Program ini diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). 

MBG bukan hanya sekadar bantuan pangan, melainkan investasi peradaban dalam memutus rantai stunting dan meningkatkan kecerdasan kolektif anak bangsa. Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pertumbuhan fisik anak.

Program MBG merupakan terobosan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi yang tepat sejak dini. Anak-anak penerima MBG yang saat ini masih duduk dibangku sekolah adalah aset berharga masa depan bangsa untuk melahirkan generasi bangsa yang berkualitas.

Kekuatan sebuah bangsa ditentukan oleh akses pendidikan yang merata. Kehadiran Sekolah Rakyat (SR) dalam agenda pemerintah adalah upaya nyata untuk menjangkau mereka yang selama ini berada di pinggir arus kemajuan.

Program strategis nasional MBG sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam Asta Cita Keempat fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu terobosan besarnya adalah program Makan Bergizi Gratis yang saat ini tengah dikebut dan terus diperluas di seluruh Indonesia.

Asta Cita adalah suatu istilah yang merujuk pada delapan cita-cita atau tujuan utama yang harus dicapai oleh Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam menjalankan tugasnya. Asta Cita menjadi dasar dalam visi dan misi kepemimpinan mereka untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.

 

 

Delapan (8 Misi Utama) / ASTA CITA :

1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM)

2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi biru

3. Melanjutkan pengembangan infrastruktur dan meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan agromaritim industry di sentra produksi melalui peran aktif koperasi

4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan,  prestasi  olahraga,  kesetaraan  gender,  serta  penguatan  peran  perempuan, pemuda (generasi milenial dan generasi Z), dan penyandang disabilitas

5. Melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri

6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan

7. Memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan korupsi,  narkoba, judi, dan penyelundupan

8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, Kebudayaan

 

Artikel Terkait