Kartini Media
Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Program MBG: Harapan Besar bagi Jutaan Anak-anak Indonesia

Cilacap, Jawa Tengah (9/11) – Anak-anak menjadi prioritas terdepan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anak-anak dengan rentang usia 6-12 tahun merupakan aset masa depan bangsa yang memiliki potensi besar dalam melanjutkan pembangunan Indonesia. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan ini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih menyampaikan komitmen penuh pemerintah terhadap program MBG untuk mencetak generasi emas dimasa depan. Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pertumbuhan fisik anak.

“Kita patut bersyukur, karena melalui program MBG, pemerintah tidak hanya memberi makanan, tetapi juga menanamkan harapan dan masa depan bagi anak-anak Indonesia,” ucap Teti Rohatiningsih saat sosialisasikan program MBG di Resto New Aroma, Cilacap, Jumat, (7/11).

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

MBG tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi.

 

Mengutip laman resmi Badan Gizi Nasional bgn.go.id data dari UNICEF tahun 2023 mencatat bahwa Indonesia memiliki 72 juta anak, sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah anak terbanyak ketujuh di dunia. Fakta ini semakin memperkuat urgensi membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat secara fisik dan mental melalui pendekatan yang sistematis dan menyeluruh, termasuk di bidang gizi.

Artikel Terkait