Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di OKU Timur, DPR RI Ajak Masyarakat Dukung Peningkatan Gizi Anak
Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpi
Surabaya, Jawa Timur (18/2) – Pemerintah melalui Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Asupan gizi tepat menjadi salah satu fondasi kuat menuju generasi berkualitas bangsa dan berdaya saing global.
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja digelar di Halaman Balai RW 2, Lakarsantri, Surabaya pada Senin, (16/2). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, yang memberikan pemaparan langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya peningkatan gizi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar masyarakat, tokoh setempat, serta mitra kerja yang turut mendukung terselenggaranya sosialisasi tersebut. Ia menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan generasi sehat dan unggul.
“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah program yang sangat mulia. Kalau kita lihat, ini adalah niat baik untuk pemerataan dan mendongkrak gizi anak-anak bangsa. Kita ingin tidak ada lagi anak Indonesia yang kekurangan gizi,” ujar Lucy.
Menurut Lucy, persoalan kekurangan gizi, termasuk gizi kronis, masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Menurutnya, kondisi infeksi berulang pada ibu hamil yang tidak disadari dapat berdampak pada kesehatan anak yang dilahirkan. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan melalui asupan makanan bergizi menjadi sangat penting.
Lucy juga menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Surabaya dalam penanganan gizi yang dinilai sudah sangat baik dan perlu dipertahankan. “Suasana seperti ini harus tetap dipertahankan. Kita orang Surabaya saling bantu. Dengan program ini, kita berharap ke depan berdirinya SPPG di wilayah sekitar benar-benar memberdayakan masyarakat dan membawa manfaat nyata bagi lingkungan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan sekolah-sekolah juga menjadi kunci keberhasilan program, agar implementasi MBG berjalan optimal tanpa menimbulkan beban bagi pihak sekolah.
Program MBG sendiri menyasar peserta didik mulai dari tingkat TK hingga SMA, termasuk santri dan siswa sekolah luar biasa, serta kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini sejalan dengan agenda penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran, DPR RI memiliki peran penting dalam menyetujui anggaran, memberikan rekomendasi, serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG agar berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami urgensi pemenuhan gizi dan bersama-sama mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis demi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.