Lolos UTBK! 3.196 Calon Mahasiswa Baru Diterima UNPAD dari Total 80.541 Peserta
UNPAD mencatat ada sebanyak 80.541 peserta yang mendaftar di SNBT 2026 dan masuk urutan ke-6 sebagai
Kediri, Jawa Timur – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau biasa disebut dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kediri harus segera ditambah. Saat ini SPPG di Kabupaten Kediri baru terdapat 3 dapur dengan melayani 54 sekolah.
Program MBG resmi diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sosialisasi program MBG, Anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono mengungkapkan bahwa Kabupaten Kediri merupakan daerah percontohan dari pemerintah untuk menjalankan program MBG. Meski begitu, jumlah dapur MBG di Kabupaten Kediri ini harus ditambah agar penerima manfaat menjadi lebih merata.
“Di Kabupaten Kediri, program ini diluncurkan pada 13 Januari 2025 dengan fokus pada 54 sekolah percontohan dan 3 dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” kata Heru Tjahjono.
Dengan adanya sosialisasi seperti ini, Heru berharap agar pemerintah segera mendirikan dapur-dapur MBG dan menyelesaikan permasalahan izin di Kabupaten Kediri.
“Tiga dapur SPPG direncanakan di Kecamatan Pare (Lawu, Semanding Tertek) dan Kayen Kidul. Namun, hingga 17 Januari 2025, hanya 1 dapur di Kayen Kidul yang beroperasi penuh, sementara 2 lainnya tertunda akibat kendala administratif dan teknis,” ungkap Heru.
Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan Lembaga Negara non-Kementerian yang berdedikasi untuk pemenuhan gizi nasional. BGN fokus dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Nasional (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu berdasarkan data BGN, data per 22 Januari 2025 lalu sudah terbentuk 245 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang tersebar di 38 provinsi. Dengan begitu Badan Gizi Nasional secara bertahap akan mendirikan 30 ribu Dapur MBG di seluruh Indonesia.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.