Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Program MBG merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi a
Penjualan perdana seri iPhone 15 digelar di kawasan Asia Tenggara, terpusat di Singapura pada Jumat (22/9/2023). Singapura menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara memiliki toko resmi Apple Store di kawasan Orchard.
Karenanya, tidak mengherankan banyak penggemar iPhone dari negara-negara sekitar Singapura termasuk Indonesia sengaja bertandang ke Negeri Singa.
Salah satunya Bhaguz Hernawan yang merupakan fanboy Apple. Melihat akun X (dulu Twitter), Bhagus membagikan beberapa foto suasana pembelian iPhone 15.
Situasi antrean Apple store di Orchard Road. Foto: Bagus Hernawan
Nampak, antrean mulai terlihat pada pukul 09.30 waktu setempat di depan Apple Store Orchard. Dari potret yang dibagikan, terlihat antrean tak seramai biasanya.
Anteran kondusif, dan tidak mengular. Kali ini, Apple membuat sistem baru membagi antrean menjadi 2 sesi.
Sesi pagi pick up unit konsumen sudah preorder sebelumnya. Sementara, untuk pembelian langsung (walk in) baru dibuka pada pukul 11.00 waktu setempat.
Selain Apple Store Orchard, antrean terlihat di iStudio Singapura yang merupakan Apple Premium Reseller. Antrean dibuka satu sistem, yakni pick up dan walk in.
Bhaguz mengatakan berdasarkan keterangan pegawai Apple Orchard Singapura, semua varian warna dan penyimpanan untuk iPhone 15 Pro Max sudah ludes terjual (sold out).
Untuk pembelian walk in di Singapura, iPhone 15 tak bisa langsung dibawa pulang. Sebab, pembeli harus masuk dulu waiting list hingga Oktober mendatang.
Apple Store China Ramai Pembeli
Sementara itu, di China, warga berbondong-bondong mengantre di depan sejumlah Apple Store untuk membeli iPhone 15 di hari penjualan perdana. Penjualan perdana iPhone 15 di China disebut-sebut diramaikan kehadiran calo.
Menurut pengamatan Bloomberg, ratusan orang terlihat mengantre di toko Apple berlokasi di distrik Wangfujing di Beijing. Di Shanghai, kerumunan penggemar Apple juga memenuhi toko flagship yang berlokasi di East Nanjing Road.
Calo berada di luar Apple Store Wangfujing terlihat lebih sedikit dibandingkan peluncuran iPhone sebelumnya. Seorang calo menawarkan iPhone 15 Pro kepada seorang konsumen yang tertarik dengan harga 1.000 Yuan (sekitar Rp 2,1 jutaan) lebih mahal daripada harga di toko.
Ada menjual iPhone 15 Pro Max 1TB dengan harga 800 Yuan (sekitar Rp 1,6 jutaan) lebih mahal, dan iPhone 15 Pro 512GB dengan harga 400-500 Yuan lebih mahal dari harga ritel.
Keramaian di Apple Store saat peluncuran iPhone 15 series membawa angin segar bagi Apple yang sedang ditekan di China.
Sebulan terakhir, Apple menghadapi rencana pemerintah China membatasi penggunaan iPhone sekaligus ancaman dari ponsel baru Huawei yang makin kompetitif.(*)