Kartini Media
Kris Dayanti. (Foto: Pinterest)

Kris Dayanti Ungkap Sosok Guruh Soekarnoputra: Detail dan Perhatian kepada Seniman

Kepergian Guruh Soekarnoputra meninggalkan kenangan mendalam bagi sejumlah seniman Indonesia. Salah satunya penyanyi Kris Dayanti yang mengenang Guruh sebagai sosok seniman yang sangat teliti, detail, serta memiliki perhatian besar terhadap para seniman dan murid-muridnya.

Pernyataan itu disampaikan Kris Dayanti setelah mendatangi rumah duka Guruh Soekarnoputra di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurut Kris Dayanti, sosok Guruh bukan hanya dikenal melalui karya-karya seninya. Perhatiannya terhadap dunia seni dan orang-orang yang berada di sekitarnya juga menjadi bagian penting dari warisan yang ditinggalkannya.

"Sangat, sangat detail, sangat teliti, semua perhatiannya sama seniman sangat luar biasa, murid-muridnya sangat luar biasa," ujar Kris Dayanti.

Ia juga menyinggung perjalanan Swara Maharddhika, kelompok seni yang dibentuk Guruh. Menurut Kris Dayanti, perjalanan kelompok tersebut menjadi salah satu bagian dari perjuangan Guruh dalam mengembangkan seni dan budaya Indonesia.

Kris Dayanti berharap para murid dan seniman yang pernah bekerja sama dengan Guruh dapat meneruskan cita-cita tersebut.

"Guruh Soekarnoputra masyaallah tahun depan genap 50 tahun. Semoga seluruh murid-muridnya, seluruh orang-orang seni yang pernah bekerja sama bisa terus meneruskan cita-citanya untuk budaya Indonesia," katanya.

Selain mengenang kiprah Guruh, Kris Dayanti juga menceritakan pertemuan terakhirnya dengan sang maestro. Ia masih sempat menjenguk Guruh di Rumah Sakit Medistra pada 15 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kris Dayanti bahkan mengajak Guruh menyanyikan lagu ciptaannya.

"Kenangannya kemarin tanggal 15 saya masih besuk di Medistra dan saya masih ajak nyanyi lagu Renjana, lagu ciptaan beliau," kenangnya.

Kris Dayanti juga sempat memberikan bantal kepada Guruh saat menjenguknya. Menurut dia, bantal tersebut masih digunakan Guruh hingga akhir hayat.

"Saya masih kirim bantal dan masih dipakai. Ya, makasih ya. Itu kenangan dari saya," ujar Kris Dayanti.

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di RS Siloam Jakarta pada Sabtu, 26 September 2026. Ia meninggalkan jejak panjang dalam perkembangan seni dan budaya Indonesia.

 

Artikel Terkait