Mewujudkan ‘Asta Cita’ Lewat Program MBG untuk Mewujudkan Generasi Emas Bangsa
MBG bukan hanya sekadar bantuan pangan, melainkan investasi peradaban dalam memutus rantai stunting
Lama tak terdengar kabarnya, aktris cantik ini membagikan kisah pilu perjalanannya untuk melanjutkan hidup. Sosok perempuan cantik ini ialah Talitha Curtis, ia juga bercerita soal dirinya yang terjebak dengan dunia hiburan malam.
Talitha menceritakan perjalanan hidupnya ini di podcast Curhat Bang Denny Sumargo. Dalam podcast tersebut, Talitha mengungkapkan alasan ia sempat menghilang dari dunia hiburan Tanah Air.
Salah satu bagian yang paling menyedihkan dalam ceritanya tentu saja saat ia terpaksa harus menemani om-om untuk bertahan hidup.
"Aku sempat karaoke sama om-om demi bertahan hidup, besoknya dapat duit. Di situ aku baru ngerasain, 'Oh, ini kali, ya, yang mama aku dulu lewatin?' gitu," ungkap Talitha dalam tayangan podcast Denny Sumargo.
"Ada kok saksinya aku pacaran (sama) beberapa om-om. Aku karaokean sama beberapa om-om sampai aku tidur sama om-om pun ada. Buat apa? Buat survive," sambungnya.
Mantan pemain sinetron dan FTV itu pun membahas soal bayaran yang ia terina bila menemani para pria yang mencari kesenangan tersebut.
"Duitnya berapa? Dibayar cuma berapa? Nggak ada sampai Rp10 juta tuh nggak ada. Paling cuman Rp3 juta sampai Rp4 juta. Buat apa? buat pertahanin besoknya lagi," tuturnya.
Usai melewati malam kelam tersebut, Talitha mengaku bisa mendadak lupa ingatan karena ia mengaku hal tersebut agar bisa membuat dirinya bertahan hidup.
Selain soal menemani tidur om-om, Talitha mengaku memiliki seorang penyokong materi untuk hidupnya.
"Aku punya pengeluaran kira-kira Rp6 juta sampai Rp7 juta atau bisa Rp8 juta, tapi aku nggak ada kerjaan masuk jadi bingung. Satu-satunya sumber income-ku dari orang baik ini karena nggak ada endorse dan nggak kerja juga," paparnya.
Tak sampai di situ, Talitha juga mengaku pernah dipaksa melakukan pernikahan transaksional dengan pria yang usianya terpaut jauh dengannya.
"Bener-bener transaksional itu terjadi dari pihak sepupu minta uang senilai Rp300 juta ke laki-laki ini terus pihak mamaku minta rumah dan mobil terus pihak satunya minta dibangunkan usaha dan pihak satu minta kuliah diselesaikan," sambungnya.(*)