Kartini Media
Ribuan pelayat iringi pemakaman Sinead O'Connor, Selasa 8 Agustus 2023. Foto: Reuters

Pemakaman Sinead O’Connor secara Islami Dihadiri Ribuan Pelayat, Diwarnai Derai Air Mata

Almarhumah Sinead O'Connor telah meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. Namun, karya penyanyi Irlandia itu akan selalu dikenang sepanjang masa.

Rekaman Terakhir Sinead O’Connor

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Sinead O’Connor pernah membawakan lagu "The Skye Boat Song". Ternyata itu menjadi rekaman terakhir perjalanan waktu “Outlander” awal 2023. Keterlibatannya kala itu mendapat pujian dari produser acara tersebut.

"Jelas, kami tahu dia sedang berjuang dengan kematian putranya, dan tentu saja tidak siap untuk keluar dan melakukan jumpa pers. Tapi kami sangat bersemangat, dan kami baru saja melewati jalan itu," jelas Davis kepada Metro, dikutip Jumat (11/8/2203).

Rekaman lagu "The Skye Boat Song" memakan waktu dua hari dan berlangsung di Grouse Lodge di Irlandia. Tidak ada yang tahu itu akan menjadi lagu rekaman terakhir O'Connor.

Produser eksekutif merasa terhormat karena O'Connor ingin terlibat dalam proyek tersebut.

Pemakaman Secara Islam

Sinead O'Connor ditemukan meninggal dunia di flat penthouse miliknya di Herne Hill pada Rabu (26/7/2023). Ia tutup usia pada umur 56 tahun.

O'Connor meninggalkan tiga anak yaitu Jake, Roisin dan Yeshua. Putranya Shane meninggal tahun lalu pada usia 17 tahun.

Keluarga mengadakan upacara pemakaman secara tertutup pada Selasa pagi (8/8/2023) dihadiri Presiden Irlandia, Michael D Higgins, dan Perdana Menteri Leo Varadkar. Bintang seperti Bono, Edge dan Bob Geldof turut hadir.

Pemakaman O'Connor berlangsung haru, salat jenazah digelar tertutup. Kepala Imam di Pusat Islam Irlandia, Syaikh Dr Umar Al-Qadri, mengatakan kepada Daily Mail bahwa O'Connor dimakamkan secara Islami sesuai dengan perpindahan agamanya, merujuk dengan nama barunya, Shuhada Sadaqat.

“Pemakaman jelas pribadi (untuk) keluarga, dan itu adalah upacara yang sangat mengharukan, dan saya rasa itu benar-benar mencerminkan kepribadian O'Connor yang indah. Itu sangat spiritual dan mencerminkan identitas Irlandianya serta identitas Muslimnya,” jelas Syekh Dr Umar al-Qadri.

Dia bersama anggota komunitas Muslim lainnya menjalani salat jenazah untuk O'Connor. Ia juga mengatakan, O'Connor tidak pernah menjauh dari Allah SWT.

“Dia adalah manusia luar biasa, bukan hanya seorang musisi hebat, artis, tetapi yang akan menyentuh hati jutaan orang karena suaranya tetapi juga karena hatinya yang luar biasa. Dia selalu memiliki iman dan keyakinan yang kuat kepada Tuhan,” kata Syekh Dr Umar al-Qadri.

Dikutip dari The Irish News, sang imam, Syekh Dr Umar al-Qadri yang dulu mengislamkan sang penyanyi menjadi mualaf.

Mendiang Sinead O'Connor. Foto: Istimewa

Ribuan Pelayat Penuh Air Mata

Jenazah Sinead O’Connor dimakamkan di tempat peristirahatan terakhir di Bray, County Wicklow, Irlandia. Selasa (8/8/2023). Dilansir dari People, ribuan pelayat mengantar jenazah O’Connor, meski prosesi pemakaman dilakukan secara tertutup.

Para penggemar berkumpul di sekitar rumah yang ditinggali mendiang selama 15 tahun terakhir, mengenang kiprah O’Connor semasa hidup menyuarakan berbagai isu mulai dari Black Lives Matter, Gay Pride, hingga masalah pengungsi.

Pemandangan tak biasa, pelayat mengantar keranda berisi jenazah O’Connor menuju tempat peristirahatan terakhir.

Pelayat menyanyikan lagu yang dinyanyikan almarhumah hingga melambungkan namanya tahun 1990-an, “Nothing Compared 2 U”. Tak sedikit di antara pelayat berlinang air mata.

Diketahui, pelayat menghadiri iring-iringan jenazah O’Connor merupakan undangan terbuka pihak keluarga bagi yang ingin memberikan perpisahan atau penghormatan terakhir.(*)

Artikel Terkait