Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Program MBG merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi a
Pakaian yang satu ini memang tidak untuk dipamerkan seperti baju pada umumnya, tetapi Kamu harus memastikan barang ini membuatmu nyaman saat beraktivitas. Yap, celana dalam atau underwear, merupakan salah satu tipe pakaian yang melekat pada tubuh kita setiap hari. Sebagai pelindung area sensitif, perlakuan kita saat merawat celana dalam juga perlu diperhatikan secara khusus. Hal ini lantaran celana dalam terbuat dari bahan yang berbeda dengan baju pada umumnya.
Jadi, selain memilih kualitas yang terbaik sesuai dengan budget, Kamu juga perlu memperhatikan cara merawat celana dalam. Supaya celana dalam tetap nyaman digunakan dan tidak mudah rusak, Kamu harus simak cara tepat melakukan perawatan untuk celana dalam berikut ini.
1. Celana Dalam Tidak Perlu Diseterika
Jika Kamu biasanya menyeterika pakaian untuk berpergian agar licin dan rapi, untuk celana dalam, Kamu tak perlu melakukannya. Celana dalam yang Kamu pakai sehari-hari akan tertutup dengan luaran baju yang Kamu kenakan. Sehingga, jika celana dalam tidak diseterika, tidak akan jadi masalah dari segi penampilanmu secara keseluruhan. Setelah selesai dicuci dan dijemur, Kamu bisa langsung melipatnya dan menyimpan ke dalam lemari pakaian tanpa perlu diseterika.
2. Pilih Kualitas Baik
Meskipun berada di balik baju, celana dalam yang dipakai tentulah harus yang kualitasnya baik dan nyaman dikenakan. Pilihlah celana dalam yang memiliki kualitas baik seperti menggunakan bahan yang lembut. Selain nyaman digunakan dan menyerap keringat di area sensitifmu, celana dalam dengan bahan lembut akan rapi dengan sendirinya tanpa perlu diseterika pasca dicuci. So, jangan lupa, berikan yang pilihan yang terbaik untuk kenyamanan area sensitifmu, ya.
3. Bahan Celana Dalam Tipis
Sebagai pelapis dan pelindung area sensitif pada tubuh kita, celana dalam biasanya dibuat dari berbagai pilihan bahan. Seperti katun, sutra, spandex, atau kombinasi dari beberapa bahan. Meskipun ada banyak pilihan jenis bahan celana dalam, tipe pakaian dalam biasanya dibuat dengan bahan yang lebih tipis sehingga rentan rusak. Maka dari itu, Kamu perlu memahami kalau perawatan celana dalam haruslah dilakukan sesimpel mungkin.
Malahan, jika Kamu menyeterikanya dan menggunakan suhu terlalu tinggi atau disamakan dengan suhu seperti menyeterika baju biasa, akan berisiko merusak tingkat elastisitas dan kenyamanan celana dalam. Tidak mau kan, kalau celana dalam kesayanganmu berumur pendek?
4. Mencuci dan Menjemur
Untuk membersihkan celana dalam yang baru dibeli atau setelah dipakai, hal yang pertama Kamu perlu ingat yaitu cek pada label atau tag dari merek celana dalam yang Kamu beli. Selalu baca terlebih dahulu, bagaimana saran untuk mencucinya. Bisanya, celana dalam tidak disarankan untuk dicuci dengan mesin. Namun, jika Kamu kepepet harus dicuci dengan mesin, pilihlah tipe cuci untuk pakaian lembut.
Setelah selesai dicuci, Kamu bisa menjemurnya hingga kering. Pastikan celana dalam yang Kamu jemur sudah benar-benar kering. Hindari mengambil jemuran saat masih lembap, karena berisiko menjadi sarang kuman ketika disimpan di lemari dan berbahaya ketika Kamu kenakan seharian.
Nah, apakah Kamu sudah lebih paham untuk merawat celana dalam setelah membaca ulasan di atas? Jangan lupa lakukan perawatan celana dalam dengan tepat ya, agar area sensitifmu tetap terlindungi secara maksimal dengan celana dalam yang bersih dan nyaman.