Kartini Media

Tinggi Badan Bayi Terganggu Akibat Asupan Kafein pada Ibu Hamil

Kafein biasanya menjadi pilihan sebelum memulai aktivitas pagi hari. Akan tetapi, itu tidak direkomendasikan kepada para ibu hamil.

Mengutip Eat This, asupan kafein kepada ibu hamil memberi dampak negatif kepada bagi yang ada dalam kandungan. Studi menemukan anak yang terpapar kafein, bahkan dalam jumlah kecil, akan lebih rendah perawakannya.

Hal ini terlihat ketika sang anak sudah berusia empat tahun. Di mana ada perbedaan tinggi tubuh ketimbang mereka yang tidak terpapar kafein selama ada di dalam kandungan.

"Ada perbedaan kecil dalam tinggi badan di antara anak-anak dari orang yang mengonsumsi kafein selama kehamilan," kata salah seorang peneliti, Jessica Gleason.


     (Foto: Istock)

Kafein tidak cuma terdapat di dalam kopi saja. Menurut penelitian, secangkir teh juga memiliki kadar kafein sebesar 75 miligram. Bahkan dalam secangkir cokelat, ada kandungan 31 miligram kafein.

Bagi ibu hamil, cara mengurangi kafein ada beberapa caranya. Salah satunya adalah memahami suasana hati. Misal ketika sedang sangat ingin kafein, ambil kesempatan untuk relaksasi selama lima menit yang melibatkan latihan pernapasan dalam.

Keinginan mengonsumsi kafein ini seringkali dialami ibu hamil pada fase awal. Mereka merasa tubuh lemas di pagi hari, dan butuh kafein seperti sebelum masa kehamilan.

Ibu hamil juga diharapkan aktif dalam mendiskusikan gaya hidup, termasuk pola makan besar dengan dokter. Karena perubahan itulah yang dapat memberi pengaruh suasana hati atau kondisi medis.

Artikel Terkait