Kemenhaj: Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia Ada 9 Hingga Hari ke 14 Pelaksanaan Haji 2026
Penyebab jemaah yang wafat didominasi karena penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.
Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya, apakah boleh membawa makanan dan minuman tertentu ke dalam pesawat. Dikhawatirkan sudah capek-capek mengemas makanan dan minuman, ternyata tas berisi makanan dan minuman tidak lolos pemeriksaan.
Ternyata, ada sejumlah makanan dan minuman yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam pesawat demi keamanan, khususnya yang berbentuk cairan.
Dilansir CN Traveler, ada sebuah aturan yang menyebutkan perihal jumlah maksimal cairan yang diperbolehkan oleh maskapai penerbangan hanyalah 3,4 ons atau setara 96,39 gram atau 100 ml.
Sebelum kecewa karena makanan dan minuman yang dibawa dilarang petugas, ada baiknya memilih daftar makanan dan minuman yang kemungkinan lolos keamanan bandara. Berikut daftar makanan dan minuman yang dilarang dibawa ke dalam pesawat dikutip dari berbagai sumber:
Minuman Beralkohol
Membawa minuman beralkohol tidak 100 persen dilarang. Dilarang membawa alkohol dengan berat tertentu. Minuman lebih dari 70 persen kandungan alkohol dilarang dibawa dalam pesawat.
Minuman Bersoda
Hanya minuman berukuran tak lebih dari 100 mililiter yang boleh dibawa ke dalam kabin.
Daging dan Makanan Laut Segar
Daging, makanan laut, dan makanan non cair memang boleh dibawa di pesawat, tapi semuanya harus melalui instruksi spesial petugas bandara.
Jika dikemas dengan es dan bungkus es di dalam pendingin atau wadah lain, es atau bungkus es harus benar-benar beku saat dibawa melalui penyaringan.
Jika wadah mencair maka petugas tidak mengizinkannya.
Makanan Oles
Seperti selai kacang tidak boleh dibawa dalam tas bagasi. Ukuran makanan oles yang bisa dibawa tidak boleh lebih dari 3,4 ons atau sekitar 95 gram.
Makanan Berbau Menyengat
Beberapa maskapai melarang penumpang membawa makanan menyengat seperti buah durian. Bisa diperbolehkan jika makanan tersebut benar-benar tertutup rapat.