Bukan Sekadar 'Baby Brain', Kehamilan Ubah Struktur Otak Ibu
Temuan riset ini mengajak masyarakat lebih empatik terhadap ibu hingga perubahan yang dialami nyata,
Teh hijau kerap dipromosikan sebagai minuman sehat, terutama untuk jantung. Lalu, apa yang sebenarnya dikatakan penelitian, dan bagaimana cara mengonsumsinya agar benar-benar bermanfaat? Berikut manfaat yang bisa didapatkan dari rutin mengkonsumsi teh hijau dengan cara yang benar.
Teh hijau dibuat dari daun Camellia sinensis yang tidak difermentasi sehingga kandungan katekinnya tetap tinggi. Katekin utamanya, epigalokatekin galat (EGCG), bersifat antioksidan dan antiradang. Kedua sifat ini relevan bagi kesehatan pembuluh darah, karena peradangan dan stres oksidatif berperan dalam pembentukan plak di dinding arteri.
Dilansir dari Okezone.com sejumlah tinjauan penelitian menunjukkan konsumsi teh hijau berkaitan dengan penurunan kecil pada kolesterol LDL ("kolesterol jahat") dan tekanan darah.
Menurut studi kohort besar di Asia juga mengaitkan kebiasaan minum teh hijau dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Namun, ilmuwan mengingatkan bahwa sebagian besar bukti bersifat observasional, sehingga tidak dapat langsung disimpulkan sebagai hubungan sebab-akibat. Efeknya pun umumnya modest, bukan pengganti obat atau pola hidup sehat.
Alasan pentingnya "tanpa gula" sederhana: gula tambahan dapat menghapus manfaat yang diharapkan. Asupan gula berlebih berkaitan dengan kenaikan berat badan, diabetes, dan peningkatan trigliserida, yang semuanya membebani jantung. Teh hijau tawar atau dengan sedikit perasan lemon lebih dianjurkan.
Cara seduh turut memengaruhi kualitas teh. Gunakan air sekitar 70–80 derajat Celsius, bukan air mendidih penuh, dan seduh 2–3 menit agar rasa tidak terlalu pahit. Rata-rata 2–3 cangkir per hari dianggap wajar bagi orang dewasa sehat.
Sebagian orang perlu berhati-hati. Kandungan kafein dapat memicu jantung berdebar dan insomnia. Penderita anemia sebaiknya tidak meminumnya saat makan karena tanin dapat mengganggu penyerapan zat besi.
Suplemen ekstrak teh hijau dosis tinggi dikaitkan dengan gangguan hati pada kasus tertentu, sehingga tidak dianjurkan dikonsumsi tanpa saran dokter. Orang yang meminum obat pengencer darah atau obat tekanan darah pun sebaiknya berkonsultasi lebih dulu.
Pesan utamanya: teh hijau tanpa gula bisa menjadi pelengkap gaya hidup sehat, tetapi tidak menggantikan makanan bergizi, olahraga, dan pemeriksaan rutin.