Studi: Konsumsi Telur dengan Jumlah Tertentu Bisa Kurangi Risiko Alzheimer
Para peneliti mengungkapkan fakta menarik mengenai seseorang yang suka mengkonsumsi telur bisa menin
Talas adalah sayuran akar bertepung mirip dengan singkong dan ubi, sering dijadikan pengganti makanan pokok karena mengandung karbohidrat dan serat bisa mengenyangkan perut.
Talas termasuk salah satu umbi-umbian populer di Indonesia. Selain mengenyangkan, talas bisa diolah menjadi aneka ragam makanan, bisa menjadi cemilan dengan aneka rasa.
Makanan hasil olahan talas di antaranya keripik talas, bakwan talas, bolu lapis kukus talas, perkedel talas, donat talas, kolak talas, ronde talas, talas goreng, dan masih banyak lagi.
Usut diusut ternyata talas memiliki kandungan gizi melimpah.
Dikutip dari CNN Indonesia, dalam 100 gram talas mengandung energi sebesar 40 kkal, karbohidrat 7,4 gram, lemak 0,8 gram, protein 3 gram, kalsium 76 mg, fosfor 59 mg, dan zat besi 1 mg.
Selain itu, talas mengandung vitamin A sebanyak 2000 IU, vitamin B1 0,08 mg, dan vitamin C 31 mg.
Berkat kandungan di dalamnya, talas memiliki segudang manfaat. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut manfaat talas untuk kesehatan tubuh:
Turunkan Berat Badan
Kandungan kalori talas relatif rendah namun menyimpan banyak nutrisi termasuk serat membuat perut terasa lebih kenyang.
Kontrol Kadar Gula Darah
Bisa memperlambat kenaikan gula darah sehingga aman untuk dikonsumsi.
Jaga Kesehatan Jantung
Menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Antioksidan
Mengandung polifenol bisa mengurangi risiko kanker dan melindungi tubuh dari radikal bebas.
Hipertensi
Makanan tanpa lemak dan rendah sodium sehingga cocok untuk penderita darah tinggi.(*)