Lolos UTBK! 3.196 Calon Mahasiswa Baru Diterima UNPAD dari Total 80.541 Peserta
UNPAD mencatat ada sebanyak 80.541 peserta yang mendaftar di SNBT 2026 dan masuk urutan ke-6 sebagai
Cinere, Kota Depok, Jawa Barat – Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) bekerjasam dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menjalankan program MBG.
Pernyaatan itu Lucy ungkapkan saat hadir dalam sambutan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis bersama mitra kerja di Kelurahan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat Minggu, (2/2).
Dalam acara yang dihadiri kurang lebih 300-an peserta itu, Lucy menyampaikan apresiasinya atas respon positif dari masyarakat sekitar mengenai sosialisasi program Makan Bergizi Gratis.
“Masyarakat yang datang kesini sangat antusias menyambut program andalan presiden Prabowo Subianto terkait Makan Bergizi Gratis,” tutur Lucy Kurniasari.
Selain itu, Lucy juga menegaskan akan pentingnya standarisasi yang sudah ditetapkan terhadap program baru ini. Hal yang perlu diperhatikan tentu saja mengenai ketepatan pengiriman makanan.
“Persoalan ketepatan waktu pengiriman makanan juga masih perlu diperhatikan. Sebab, keterlambatan waktu makanan sampai akan mempengaruhi proses belajar mengajar siswa,” papar Lucy.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis ini tentu saja sejalan dengan visi Indonesia di tahun 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.
Data per 22 Januari 2025 lalu sudah terbentuk 245 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang tersebar di 38 provinsi. Dengan begitu Badan Gizi Nasional secara bertahap akan mendirikan 30 ribu Dapur MBG di seluruh Indonesia.
Setiap Dapur MBG dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan akuntan untuk memastikan pengawasan terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Termasuk 45 - 46 petugas memasak makanan.
Selain memastikan kecukupan gizi dalam setiap porsi MBG, SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengelolaan limbah di setiap dapur MBG dengan ketat.