Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Sistem JKN Indonesia Jadi Rujukan Dunia, Lebih dari 20 Negara Datang Belajar ke BPJS Kesehatan

Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan semakin mendapat pengakuan internasional. Tidak hanya berhasil memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, skema tersebut kini juga menjadi bahan pembelajaran bagi berbagai negara yang ingin membangun sistem jaminan kesehatan nasional yang kuat.

Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 20 negara tercatat telah melakukan studi dan bertukar pengalaman mengenai implementasi JKN di Indonesia. Negara-negara tersebut datang untuk mempelajari berbagai aspek, mulai dari tata kelola, pembiayaan, digitalisasi layanan, hingga strategi memperluas cakupan kepesertaan.

Melansir dari Kompas.com keberhasilan JKN dinilai menarik perhatian dunia karena Indonesia mampu mengintegrasikan layanan kesehatan nasional dalam waktu relatif singkat dibandingkan sejumlah negara lain. Sistem ini menjadi contoh bagaimana negara dengan jumlah penduduk besar dapat menghadirkan perlindungan kesehatan yang menjangkau hampir seluruh masyarakat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah, fasilitas kesehatan, tenaga medis, pemerintah daerah, serta seluruh peserta JKN yang terus mendukung keberlangsungan program. Menurutnya, keberhasilan JKN tidak hanya diukur dari luasnya cakupan kepesertaan, tetapi juga dari upaya menjaga kualitas layanan secara berkelanjutan.

Ketertarikan berbagai negara terhadap JKN juga menunjukkan bahwa Indonesia kini tidak lagi sekadar menjadi penerima referensi kebijakan kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi negara yang mampu berbagi praktik terbaik kepada komunitas internasional.

BPJS Kesehatan menyebut kunjungan delegasi asing dimanfaatkan sebagai forum berbagi pengalaman mengenai tantangan dan inovasi dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan.

Berbagai pembelajaran yang diperoleh Indonesia selama mengembangkan JKN turut menjadi bahan diskusi bagi negara-negara yang sedang membangun sistem serupa.

Melalui pengakuan tersebut, JKN diharapkan terus berkembang dengan meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat transformasi digital, serta menjaga keberlanjutan pembiayaan sehingga tetap mampu memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Artikel Terkait