Jangan Tunggu Rusak, Ini Waktu Ideal untuk Mengganti Sikat Gigi
Selain memperhatikan waktu penggantian sikat gigi, pemeriksaan gigi secara rutin ke dokter gigi seti
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang hingga akhir Juli 2026 telah menjangkau 73,8 juta penduduk. Angka ini melampaui capaian sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 70 juta peserta, menandakan tren kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini yang terus meningkat.
Dikutip dari Antara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada tahap pemeriksaan awal saja, melainkan berlanjut ke edukasi, pengobatan, pemantauan, hingga rujukan bagi peserta yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari target CKG 2026 untuk menjangkau 130 juta penduduk atau sekitar 46 persen dari total populasi Indonesia.
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menjelaskan bahwa fokus tindak lanjut tahun ini diarahkan pada tiga faktor risiko utama penyakit tidak menular, yakni hipertensi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Ketiganya dinilai menjadi pemicu utama penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal yang kerap terlambat terdeteksi di masyarakat.
Hingga akhir Juli, cakupan pemeriksaan tekanan darah dan indeks massa tubuh telah mencapai 90 persen dari sasaran, sementara pemeriksaan gula darah mencapai 83 persen.
Sebagai bentuk penanganan cepat, pemerintah menjamin pemberian obat hipertensi, diabetes, dan kolesterol secara gratis hingga 15 hari pertama bagi masyarakat yang terdeteksi bermasalah melalui CKG, sebelum pengobatan lanjutan dilanjutkan melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional. Mulai Agustus 2026, Kemenkes juga memantau data tata laksana dari sedikitnya 5.300 puskesmas sebagai percontohan sebelum diperluas secara nasional.
Meski cakupan meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, Kemenkes mengakui masih ada tantangan di lapangan, mulai dari minimnya pengetahuan masyarakat tentang program ini, keengganan memeriksakan diri karena takut hasil pemeriksaan, hingga keterbatasan waktu akibat kesibukan sehari-hari. Masyarakat yang ingin mengikuti CKG dapat mendatangi puskesmas terdekat dengan membawa KTP dan memastikan status BPJS Kesehatan telah aktif minimal satu bulan sebelum pemeriksaan dilakukan.