Kartini Media
Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Sosialisasi di Universitas Muhammadiyah Semarang, Edy Wuryanto Sebut Peran Penting Generasi Muda dalam Sukseskan Program MBG

Semarang, Jawa Tengah (19/4) - Sosialisai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan bersama dengan komisi IX DPR. Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi kunci penting dalam keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, saat menggelar sosialisasi MBG titik kedua di Universitas Muhammadiyah Semarang, Sabtu (18/4).

Di hadapan mahasiswa, Edy menekankan bahwa MBG bukan hanya program pemerintah semata, melainkan gerakan bersama yang membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan akademisi. Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menyebarluaskan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang.

“Mahasiswa memiliki posisi penting dalam mengedukasi masyarakat. Program ini akan berhasil jika ada kesadaran bersama untuk menjadikannya sebagai kebutuhan, bukan sekadar bantuan,” ujarnya.

Edy menjelaskan bahwa MBG dirancang untuk menjawab berbagai persoalan gizi di Indonesia, khususnya pada anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan. Menurutnya, pemenuhan gizi yang optimal sejak dini merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Selain itu, ia juga menyoroti dampak ekonomi dari program tersebut. Dengan melibatkan petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal, MBG dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Program ini membawa manfaat ganda. Di satu sisi meningkatkan kualitas gizi masyarakat, di sisi lain menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal implementasi program agar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju masa depan.

 

Artikel Terkait