Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Dompet Fisik Mulai Ditinggalkan, Ini Alasan Dompet Digital Jadi Andalan Transaksi Masyarakat

Penggunaan dompet digital atau e-wallet di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hal tersebut dapat dilihat seiring semakin banyaknya masyarakat yang beralih dari transaksi tunai ke metode pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan hasil studi bertajuk Digital Wallet Research 2026 yang dilakukan lembaga riset Ipsos Indonesia, mayoritas pengguna dompet digital di Tanah Air kini memanfaatkannya untuk berbagai keperluan, mulai dari belanja daring, membeli makanan dan minuman, membayar tagihan listrik dan internet, hingga melakukan transfer ke rekening bank.

Berbagai platform e-wallet populer seperti ShopeePay, GoPay, DANA, dan OVO tercatat menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransaksi digital, dengan ShopeePay disebut menempati peringkat tertinggi dalam beberapa kategori penggunaan berdasarkan hasil survei tersebut.

Fenomena ini sejalan dengan laporan Visa mengenai tren pembayaran dan travel Indonesia 2026 yang menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia kini rata-rata menggunakan tiga aplikasi dompet digital berbeda dalam kesehariannya.

Kemudahan dan kepraktisan menjadi alasan utama masyarakat semakin mengandalkan dompet digital ketimbang membawa uang tunai. Transaksi tanpa kontak fisik melalui pemindaian kode QR atau QRIS dinilai jauh lebih cepat dan efisien, terutama untuk transaksi bernilai kecil seperti membeli kopi atau membayar parkir.

Selain itu, berbagai promo dan cashback yang ditawarkan platform dompet digital turut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Meski menawarkan kemudahan, penggunaan dompet digital juga menuntut kewaspadaan ekstra dari sisi keamanan data pribadi dan finansial. Pengguna disarankan untuk selalu mengaktifkan fitur keamanan berlapis seperti PIN atau autentikasi biometrik, serta tidak sembarangan membagikan kode OTP kepada pihak lain guna menghindari risiko penipuan digital yang marak terjadi belakangan ini.

Ke depan, tren pembayaran digital di Indonesia diproyeksikan akan semakin terintegrasi, salah satunya melalui QRIS All Payment yang memungkinkan satu kode QR digunakan untuk berbagai metode pembayaran, mulai dari dompet digital, kartu debit, kartu kredit, hingga transfer bank langsung.

Perkembangan ini diyakini akan semakin mendorong terciptanya ekosistem transaksi digital yang lebih efisien dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Artikel Terkait