Uya Kuya Tekankan Pentingnya Sinergi Bersama Demi Optimalisasi Program MBG
Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga merupakan instr
Google mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 12 ribu karyawannya pada Januari tahun ini dan pengumuman ini menimbulkan kehebohan.
Dikutip dari IndiaToday, keputusan raksasa teknologi ini berdampak pada ribuan orang di seluruh dunia dan banyak dari mereka menggunakan LinkedIn untuk berbagi cerita tentang keadaan mereka.
Sementara beberapa teknisi mencoba mencari peluang lebih baik di platform pencarian kerja, yang lain hanya ingin menyampaikan kisah mereka ke seluruh dunia.
Salah satu karyawan yang diberhentikan dari Google lima bulan lalu membagikan kisahnya di LinkedIn dan menulis bahwa ia masih berjuang menemukan pekerjaan baru dan ia kehilangan segalanya dalam sekejap.
"Ini merupakan lima bulan sejak di-PHK, mulai dari merenungkan apa yang seharusnya bisa saya lakukan secara berbeda, mempertanyakan setiap keputusan yang telah saya buat untuk jalur dan lintasan karier saya, dan yang lebih menyakitkan lagi, mempertanyakan harga diri dan nilai saya," tulis perempuan itu di LinkedIn.
Perempuan tersebut menuliskan ada rasa malu, sedih, frustrasi, dan terkadang, keraguan diri melumpuhkan untuk membagikan berita.
Mantan eksekutif Google menambahkan bahwa perusahaan tersebut adalah 'tempat yang luar biasa untuk disebut rumah dan berterima kasih kepada rekan-rekannya karena telah begitu baik dan penuh kasih.
Perempuan tersebut juga mengatakan bahwa ia akan selalu bersyukur atas waktu yang ia habiskan di Google dan ia mencintai pekerjaan yang ia lakukan di sana.
"Meskipun harus dikatakan, pasar kerja ini brutal dan sebagai seseorang yang sebagian besar kariernya adalah di bidang akuisisi talenta, sangat sulit untuk tetap memiliki harapan dengan banyaknya lamaran yang masuk, ratusan, dan satu-satunya komponen yang konsisten adalah penolakan,” tulis perempuan tersebut.(*)