Uya Kuya Tekankan Pentingnya Sinergi Bersama Demi Optimalisasi Program MBG
Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga merupakan instr
Tasya Kamila memboyong dua anaknya ke Amerika Serikat menyusul sang suami, Randi Bachtiar. Tasya dan Randi sempat memasukkan putra pertama mereka, Arrasya Wardhana Bachtiar sekolah di sana.
Akan tetapi, Arrasya yang baru akan menginjak usia 4 tahun kerap menangis di sekolah. Ia menangis kejer tiap mau ke sekolah. Tasya pun mengabadikan momen-momen putranya saat bersekolah di media sosialnya.
Faktor Bahasa Menjadi Alasan
Arrasya menolak sekolah di Amerika Serikat. Ia terlihat kesulitan beradaptasi di lingkungan sekolah baru dengan guru dan teman yang juga baru.
Dalam Instagram Story, Tasya sempat mengungkapkan alasan putranya menangis di sekolah. Salah satunya Arrasya mengatakan dirinya belum bisa bahasa Inggris.
“Jadi di minggu pertama Arr sekolah kan dia nangis terus nih, masuk minggu kedua gak membaik. Malah nangis dari semalemnya tuh," ujar Tasya mengutip cerita yang dibagikannya melalui Instagram Story beberapa hari lalu.
"Tiap pagi selalu nanya 'Aku sekolah gak hari ini?'. Kalau dijawab iya, langsung nangis-nangis menolak sekolah,” lanjut Tasya.
Akhirnya Tasya menjelaskan kondisi putranya kepada gurunya. Ia berharap mendapat solusi dalam menghadapi drama sekolah tersebut.
"Nah akhirnya kita email gurunya di sekolah, minta advice gimana ya baiknya menghadapi drama ini? Terlebih Arr kesulitan berkomunikasi di sekolah karena belum bisa bahasa Inggris," jelas Tasya.
"Dan kita orang tuanya juga jadi ikutan stres nih masa harus nyeret-nyeret Arr tiap di sekolah? Nggak mau juga bikin Arr trauma sekolah (mana masih PAUD/preschool ya kan)," sambungnya.
Usai menanyakan pendapat, pihak sekolah menyarankan agar anak yang kerap dijuluki Duta Kipas Angin Indonesia ini untuk beristirahat dulu atau tidak melanjutkan sekolahnya.
Akhirnya, Tasya dan suami memutuskan memberhentikan sang putra dari sekolah. Apalagi awal Juni 2023, Tasya dan anak-anaknya akan kembali ke Indonesia.(*)