Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Pentingnya Mengajari Perencanaan Keuangan ke Anak Sejak Dini

 

Mengajari anak mengelolah keuangan adalah sesuatu yang krusial yang dilakukan oleh para orang tua. Meski begitu, memiliki perencanaan keungan yang matang tentu menjadi sesuatu yang berharga bagi setiap anak terutama saat ia tumbuh dewasa.

Dilansir dari Antara Pendiri DNA Finance Indonesia sekaligus perencana keuangan Aliyah Natasya mengatakan, pendidikan keuangan dalam keluarga bisa membantu anak memahami nilai uang, membangun kebiasaan menabung, serta menghargai upaya orang tua dalam memenuhi kebutuhan mereka.

"Ini investasi jangka panjang yang sering diremehkan," kata peraih gelar MSc bidang daya saing ekonomi dan bisnis internasional dari University of Birmingham Aliyah Natasya.

Aliyah mengatakan bahwa orang tua harus menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia anak dalam menyampaikan informasi mengenai keuangan kepada anak.

Pada anak yang masih kecil, orang tua dapat mengenalkan konsep uang jajan, menabung, serta beda kebutuhan dengan keinginan.

Anak yang lebih besar bisa diajari memahami gambaran umum tentang anggaran pendidikan, termasuk biaya-biaya yang wajib dibayar selama menempuh pendidikan.

Dengan menerapkan prinsip keterbukaan yang proporsional, menurut dia, orang tua dapat membantu anak memahami bahwa pendidikan merupakan investasi yang membutuhkan perencanaan dan komitmen keuangan jangka panjang dari keluarga.

Selain bisa meningkatkan kesadaran finansial, Aliyah mengatakan, pelibatan anak dalam pembahasan keuangan dapat mendorong mereka untuk lebih bertanggung jawab dalam menggunakan uang serta membuat keputusan konsumsi.

"Anak yang tumbuh dengan kesadaran finansial akan lebih menghargai investasi yang diberikan orang tua dan lebih siap menghadapi realitas finansial di masa dewasa," pungkasnya.

Artikel Terkait