Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Jangan Gunakan Softlens saat Renang Karena Bisa Sebabkan Iritasi Hingga Kebutaan

Penggunaan lensa kontak atau lebih dikenal dengan softlens sangat tidak dianjurkan bila anda sedang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan air. Penggunaan softlens seperti saat berenang atau sedang mandi bisa menyebabkan risiko tinggi terhadap bahaya iritasi mata hingga menyebabkan kebutaan.

Mengutip laporan The Times, juru bicara American Academy of Ophthalmology sekaligus profesor oftalmologi di Case Western Reserve University, Amerika Serikat (AS), dr. Thomas Steinemann menjelaskan risiko cedera yang begitu besar dengan pemakaian lensa kontak mata pada saat berenang.

"Kami memberi tahu orang-orang bahwa lensa kontak dan air tidak bisa menyatu," tutur dr. Thomas Steinemann.

Kondisi ini menjadi pengalaman tragis yang dialami penulis asal Grand Rapids, Michigan yang mengalami infeksi serius dibagian mata pasca penggunaan lensa kontak. Walaupun selalu disiplin membersihkan lensa kontak sejak remaja dan rutin melepasnya sebelum tidur, matanya mendadak mengalami iritasi parah.

Pengobatan awal terbukti gagal meredakan nyeri yang tak tertahankan hingga menjalar ke area wajah dan leher. Cahaya terang menjadi amat menyiksa, sampai akhirnya ia kehilangan penglihatan di mata kirinya.

"Saya benar-benar baru mulai melepaskan diri dari kehidupan, karena saya sangat kesakitan," kenangnya.

Tiga minggu kemudian, dokter mendiagnosisnya dengan keratitis Acanthamoeba. Penyakit ini menjangkit kornea saat amoeba yang umumnya hidup di air keran dan danau menyusup ke mata. Dokter meyakini kebiasaan mandi dengan lensa kontak merupakan pemicu utamanya.

Sejalan dengan Thomas Steinemann, Asisten profesor oftalmologi di divisi kornea UCLA’s Stein Eye Institute, AS, dr. Saba Al-Hashimi, mengungkap, hampir 90 persen infeksi langka ini menyerang para pengguna lensa kontak. Amoeba ini sebenarnya tidak berbahaya jika sekadar tertelan secara tidak sengaja.

"Tetapi jika parasit itu masuk ke bawah lensa kontak kamu, maka parasit itu dapat menemukan cara untuk menjadi infeksi oportunistik," ungkap Saba.

Parasit sangat mudah terjebak di material lensa. Gesekan konstan antara lensa dan bola mata menciptakan celah mikroskopis yang secara cepat dimanfaatkan oleh ameba untuk menyusup dan merusak kornea. Semakin lama dibiarkan, semakin dalam parasit itu menggali jaringan mata.

Dokter Steinemann mengatakan, semakin cepat dokter mengetahuinya saat melihat pasien dengan mata merah dan nyeri, semakin cepat mereka dapat melakukan intervensi dan mengobatinya.

Bagi anda yang gemar berenang, tetapi suka memakai lensa kontak, anda sangat dianjurkan untuk membeli kacamata renang dengan resep dokter. Jika memungkinkan, prosedur medis seperti LASIK patut untuk segera anda pertimbangkan.

Artikel Terkait