Tak Sekadar Fashion Show, IFW 2026 Bawa Misi Besar Lewat Tema "Ulos Simetria"
Gelaran pekan mode terbesar di Indonesia ini akan berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di
Di tengah gempuran inovasi baru, sejumlah tren skincare yang sebelumnya sempat populer justru mulai ditinggalkan konsumen pada 2026. Salah satunya adalah rutinitas skincare 8 hingga 10 langkah yang terinspirasi dari tren K-beauty, mulai dari double cleansing, toner, essence, hingga sleeping mask yang digunakan secara berlapis dalam satu waktu.
Melansir dari popbela kalangan dermatolog menilai terlalu banyak layering produk justru berisiko memicu iritasi, over-exfoliation, bahkan merusak skin barrier kulit. Konsumen kini beralih ke pendekatan yang lebih sederhana dengan fokus pada kualitas produk dibanding kuantitasnya.
Sejalan dengan itu, eksfoliasi berlebihan juga mulai dihindari, dengan frekuensi yang disarankan hanya satu hingga dua kali dalam sepekan tergantung kondisi kulit masing-masing.
Tren penggunaan bahan aktif berkonsentrasi tinggi seperti retinol dosis maksimal turut mulai meredup. Banyak dermatolog kini menekankan bahwa efektivitas suatu produk tidak selalu berbanding lurus dengan tingginya kadar bahan aktif yang digunakan.
Konsumen pada 2026 dinilai lebih memilih formula yang stabil dan lembut dengan teknologi slow-release agar meminimalkan risiko iritasi tanpa mengorbankan hasil jangka panjang.
Tren DIY skincare menggunakan bahan-bahan dapur seperti masker kopi, perasan lemon langsung ke wajah, hingga campuran baking soda juga mulai ditinggalkan seiring meningkatnya edukasi masyarakat mengenai keseimbangan pH kulit.
Bahan-bahan seperti lemon diketahui memiliki pH sangat rendah yang berpotensi mengganggu kesehatan kulit apabila diaplikasikan tanpa formulasi yang tepat.
Tak ketinggalan, tren glass skin dengan efek dewy ekstrem yang sempat mendominasi media sosial kini bergeser menjadi preferensi terhadap tampilan kulit yang lebih natural dan realistis.
Pergeseran ini mencerminkan perubahan pola pikir konsumen Indonesia yang kini lebih mengutamakan kesehatan kulit jangka panjang, ketimbang sekadar mengejar tampilan yang sedang viral di media sosial.