Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Makanan Kaya Serat dan Protein Jadi Primadona Baru Kuliner 2026

Setelah bertahun-tahun didominasi tren makanan berbasis estetika media sosial, arah konsumsi masyarakat Indonesia kini mulai bergeser ke pertimbangan kesehatan. Jurnalis kuliner dan pelaku industri makanan memprediksi tren makanan yang akan viral pada 2026 didasarkan pada perubahan pola makan masyarakat yang mulai berfokus pada Kesehatan yang kaya serat dan berprotein tinggi.

Dikutip dari Kompas.com konsumen kini juga kembali melirik sumber protein hewani asli. Konsumen mulai kembali melirik daging asli, terutama karena dianggap lebih autentik dibandingkan produk pengganti yang ultra-proses, dengan minat terhadap daging berkualitas seperti beef aged dan daging domba yang terus meningkat. Meski demikian, produk nabati tidak sepenuhnya ditinggalkan; kini lebih menonjolkan keunggulan nutrisi ketimbang sekadar meniru rasa daging.

Menariknya, satu sayuran sederhana justru mencuri perhatian dunia kuliner tahun ini. Berdasarkan laporan Pinterest Predicts 2026, kubis diprediksi menjadi sayuran yang semakin populer sepanjang tahun karena teksturnya yang renyah dan fleksibel diolah dalam berbagai masakan, dari salad segar hingga hidangan hangat.

Pergeseran pola makan ini juga tercermin dalam industri camilan. CEO PT Magfood Inovasi Pangan, Yanti Melianty Isa, mengungkapkan bahwa diversifikasi rasa menjadi strategi krusial untuk memenangkan pasar snack, karena konsumen saat ini tidak lagi puas dengan rasa yang itu-itu saja. Produk seperti keripik buah dan sayur dengan sentuhan rasa premium turut diprediksi merajai pasar.

Perubahan ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah semakin cermat memilah antara sensasi viral sesaat dan manfaat gizi jangka panjang. Ahli gizi menilai tren ini positif karena mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih memperhatikan asupan serat dan protein dalam menu harian mereka, alih-alih sekadar mengejar tampilan yang instagramable.

 

Artikel Terkait