Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Jangan Langsung Makan Berat saat Berbuka Puasa, Ini Alasannya!

Waktu berbuka puasa menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi umat muslim setelah menahan lapar dan harus seharian. Pada saat waktu berbuka biasanya ada saja yang langsung mengkonsumsi makanan berat yang ternyata kebiasaan itu tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Dilansir dari Antara Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andi Kurniawan, Sp.KO, membagikan tips untuk menjaga metabolisme tubuh agar tetap ideal. Salah satu yang wajib dilakukan yakni dengan mengatur porsi makanan yang dimakan saat berbuka dan sahur selama bulan ramadan.

“Berbuka jangan langsung dengan makanan berat dalam porsi besar. Mulailah dengan 2–3 butir kurma ditambah air putih, lalu beri jeda 15–20 menit sebelum makan utama,” ujar dr. Andi Kurniawan.

Sebagai dokter spesialis, Andi menjelaskan bahwa jeda waktu tersebut cukup krusial karena tubuh membutuhkan 15–20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang dari lambung ke otak. Tanpa jeda, seseorang cenderung mengonsumsi kalori berlebih sebelum hormon kenyang aktif, apalagi kadar hormon lapar (ghrelin) sedang berada di titik tertinggi setelah berpuasa belasan jam.

Data menunjukkan sekitar 19 persen orang justru mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan. Risiko ini meningkat drastis hingga 1,9 kali lipat bagi mereka yang sering mengonsumsi gorengan dan 1,7 kali lipat akibat minuman manis.

“Protein sangat penting, ia memiliki thermic effect of food (TEF) tertinggi yang 20–30 persen dari kalorinya dibakar tubuh untuk mencerna dan memberikan rasa kenyang paling lama,” tambah Andi.

Waktu berbuka dan sahur menjadi momen penting bagi umat muslim selama bulan ramadan. Untuk itu mengkonsumsi makanan selama bulan puasa menjadi penting dan menentukan dalam menjaga kesehatan tubuh.

Selain nutrisi, menjaga aktivitas fisik tetap menjadi kunci. Andi menyarankan masyarakat tetap mengejar target 7.000 hingga 10.000 langkah per hari, yang bisa disisipkan saat berjalan menuju masjid atau melakukan latihan beban ringan setelah salat Tarawih.

Artikel Terkait