Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Sadari! Ini 5 Tanda Tubuh Kekurangan Air Putih

 

Air menyusun sebagian besar tubuh manusia dan terlibat dalam hampir semua fungsi, mulai dari mengatur suhu hingga membuang sisa metabolisme. Ketika asupan cairan kurang, tubuh akan memberi sinyal. Sayangnya, tanda-tanda ini sering diabaikan karena dianggap sepele.

Dikutip dari liputan6.com dehidrasi umunya terjadi ketika tubuh kehilangan cairan lebih banyak dibandingkan yang masuk, sehingga kebutuhan untuk menjalankan fungsi normal tidak terpenuhi. Jika dibiarkan, dehidrasi bisa berdampak buruk pada berbagai sistem tubuh.

Rasa haus memang menjadi sinyal paling umum saat tubuh kekurangan cairan. Namun, ada sejumlah tanda lain yang lebih samar, termasuk perubahan fisik hingga mental, yang sering kali luput dari perhatian. Berikut lima tanda yang perlu diwaspadai:

1. Rasa haus dan mulut kering
Rasa haus adalah sinyal langsung bahwa tubuh membutuhkan cairan. Bibir pecah dan mulut yang terasa lengket juga menandakan kurangnya cairan.

2. Urine berwarna pekat
Urine normal berwarna kuning pucat. Bila berubah menjadi kuning tua hingga cokelat dan frekuensi buang air kecil berkurang, itu tanda tubuh menghemat air. Bau urine yang menyengat juga dapat menjadi petunjuk.

3. Mudah lelah dan sulit berkonsentrasi
Dehidrasi ringan dapat menurunkan energi, memicu sakit kepala, dan mengganggu fokus. Karena itu, sakit kepala di siang hari bisa jadi merupakan tanda butuh minum.

4. Kulit kering dan kurang elastis
Kulit yang dehidrasi tampak kusam dan kurang lentur. Salah satu cara sederhana mengeceknya adalah mencubit punggung tangan, lalu melihat apakah kulit kembali cepat ke bentuk semula.

5. Sembelit dan pusing
Air membantu melunakkan feses, sehingga kurang minum dapat membuat buang air besar sulit. Pusing, terutama saat berdiri tiba-tiba, juga bisa terjadi akibat volume cairan menurun.

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, tergantung usia, berat badan, aktivitas, dan cuaca. Anjuran umum yang sering disampaikan di Indonesia adalah sekitar delapan gelas atau kurang lebih dua liter per hari, dan kebutuhan dapat bertambah saat berolahraga atau berada di cuaca panas. Cairan tidak hanya berasal dari air putih, tetapi juga dari buah, sayur, dan minuman lain.

Pembiasaan sederhana dapat membantu, seperti membawa botol minum, mengatur pengingat, dan minum segelas air sebelum makan. Bila muncul gejala berat seperti lemas hebat, jantung berdebar, kebingungan, atau tidak buang air kecil lebih dari delapan jam, segera cari pertolongan medis karena bisa menandakan dehidrasi berat.

 

Artikel Terkait