Uya Kuya Tekankan Pentingnya Sinergi Bersama Demi Optimalisasi Program MBG
Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga merupakan instr
Bulan ramadan atau bulan puasa menjadi momen yang ditunggu-ditunggu semua umat muslim diseluruh dunia. Bulan puasa menjadi momentum dalam meningkatkan ibadah tak terkecuali bagi para ibu hamil.
Ibu hamil yang menjalani puasa wajib mendapat perhatian ekstra agar kesehatan sang buah hati tetap terjaga. Kebiasaan dalam mengkonsumsi makanan saat sahur dan berbuka menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan. Karena itu, penting bagi kamu untuk memahami apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memutuskan berpuasa selama Ramadan.
Melansir dari laman Kompas.com Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) dari RSIA Anugerah Semarang, Deni Dwi Ariani, membagikan beberapa tips puasa untuk ibu hamil selama Ramadan 2026.
1. Menjaga Asupa Air Putih
Dokter Deni menyampaikan, seorang ibu hamil perlu menjaga asupan air putih ketika berpuasa selama Ramadhan. "Minum cukup untuk menghindari dehidrasi," katanya.
Ia menyarankan agar ibu hamil mengonsumsi air putih sebanyak 8-12 gelar per hari, atau sekitar 2-3 liter. Asupan air putih tersebut bisa dibagi untuk beberapa waktu, seperti saat sahur, buka puasa, serta setelah tarawih atau sebelum tidur.
2. Hindari Minum Teh dan Kopi
Ibu hamil perlu menghindari konsumsi kafein dari minuman, seperti kopi atau teh sebelum memulai puasa Ramadhan. "Teh dan kopi bersifat diuretik, bisa memicu dehidrasi," terang dokter Deni.
Adapun yang dimaksud dengan 'bersifat diuretik' adalah menyebabkan frekuensi buang air kecil menjadi terlalu sering dan akan mengurangi kadar air dalam tubuh saat tubuh. Sebagai gantinya, disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih atau minuman sehat lainnya untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi.
3. Hindari Makanan Pedas dan Asam
Dokter Deni menyebutkan bahwa, perempuan yang tengah hamil disarankan untuk menghindari makanan yang pedas dan asam. Termasuk menghindari makanan yang memiliki bumbu atau rempah-rempah menyengat.
"Makanan yang mengiritasi lambung, yang terlalu asam, terlalu pedas, atau berbumbu rempah-rempah yang menyengat," beber dokter Deni.
4. Jangan Melewatkan Waktu Sahur dan Segera Berbuka
Seorang ibu hamil juga diingatkan untuk tidak melewatkan kesempatan makan sahur sebelum menjalani puasa Ramadhan. "Menu makanan lengkap karbohidrat cukup supaya kenyang lebih lama, tinggi protein, cukup serat," kata dokter Deni.
Kemudian, ibu hamil dapat menyegerakan untuk berbuka puasa dengan konsumsi makanan manis seperti kurma, kolak, dan sup buah dalam porsi kecil. Sementara itu, makanan berat atau utama direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah shalat Maghrib atau tarawih.
5. Konsumsi Suplemen
Ibu hamil juga dapat mengonsumsi suplemen terlebih dahulu sebelum menjalani ibadah puasa. "Suplemen vitamin hamil boleh dilanjutkan dikonsumsi selama wanita hamil tersebut berpuasa," papar dokter Deni. Meski demikian, dia menyarankan agar ibu hamil bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa.
6. Istirahat yang Cukup
Terakhir, dokter Deni mengungkapkan ibu hamil perlu memastikan bahwa dirinya mempunyai cukup waktu untuk beristirahat.
Tidur cukup di siang hari dengan tidur malam lebih awal akan lebih baik. Lalu, kurangi aktivitas fisik berat terutama yang menyebabkan kelelahan. "Membatalkan puasa bila sangat lemas, mual yang sangat, pusing berat, timbul tanda-tanda dehidrasi," tutur dokter Deni.