Studi: Konsumsi Telur dengan Jumlah Tertentu Bisa Kurangi Risiko Alzheimer
Para peneliti mengungkapkan fakta menarik mengenai seseorang yang suka mengkonsumsi telur bisa menin
Peristiwa tragis menimpa Dini Sera Afrianti dan mengundang simpati banyak orang. Perempuan cantik itu merenggang nyawa di tangan orang yang dicintainya, Gregorius Ronald Tannur.
Dini meninggal dunia setelah mendapat penganiayaan oleh anak anggota DPR RI Edward Tannur. Ronald tega menganiaya Dini dengan memukul, menendang sampai melindas tubuh sang kekasih hingga terseret sejauh lima meter. Bahkan, setelah Dini tergeletak kesakitan, Ronald disebut menertawakan sambil merekam video pacarnya itu.
Sebelum meninggal dunia, Dini sempat mengirimkan pesan suara kepada rekannya. Rekaman berupa curhat Dini, dia mengeluhkan soal tindakan Ronald Tannur terhadap dirinya.
Kini rekaman diduga suara Dini Sera tersebar di media sosial. Pesan suara berbunyi sang perempuan rela dibanting-banting oleh sang lelaki.
"Aku rela kayak dibanting-banting, aku nggak masalah tapi aku nggak salah," isi pesan tersebut.
Kini, Ronald Tannur ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan, Edward Tannur dinonaktifkan sebagai anggota dewan.
Red Flag Toxic Relationship
Belakangan ini, muncul istilah red flag relationship di media sosial. Red flag mengacu pada seseorang atau sebuah ikatan percintaan menjurus pada hubungan beracun atau toxic relationship.
Istilah red flag makin sering digunakan saat seseorang curhat tentang hubungannya dengan pasangan dalam kondisi tidak baik. Misalnya, berkaitan dengan sikap pasangan mengatur-ngatur, sering minta uang, atau selingkuh tapi tidak mau mengakui perbuatannya, bahkan penganiayaan.
Dilansir womenshealth, red flag dalam suatu hubungan bervariasi tergantung kepribadian seseorang. Akan tetapi, pemahaman tentang red flag didefinisikan sebagai peringatan awal dari sifat buruk seseorang berpotensi merusak hubungan.
Dengan kata lain, red flag merupakan tanda bahaya tercipta toxic relationship. Seseorang perlu mengetahui sinyal berbahaya dari pasangan, sehingga terhindar dari hubungan menyulitkan diri sendiri.
Berikut sejumlah red flag toxic relationship yang perlu dihindari seperti dirangkum dari berbagai sumber.
1. Merahasiakan Hubungan
Mengunggah foto bersama pasangan di media sosial memang bukan sebuah kewajiban. Akan tetapi, mengenalkan kekasih kepada kerabat terdekat menjadi suatu hal penting.
Bagaimana jadinya jika seseorang merahasiakan hubungan mereka kepada keluarga atau teman dekat. Ini bisa menjadi sebuah red flag.
2. Mengambil Keputusan Sepihak
Ketika seseorang menganggap hubungan begitu penting dan serius, pasti berdiskusi sebelum mengambil keputusan dalam hidup.
Mungkin akan melalui perdebatan karena pasangan tidak setuju. Namun, ini bisa menjadi sebuah pertimbangan. Bisa saja, keputusan diambil merugikan, makanya ada larangan.
Sebenarnya, bukan soal persetujuan atau tidak, lebih mengarah kepada pasangan mengetahui keputusan yang akan diambil. Jika memutuskan sendiri tanpa ada campur tangan pasangan, sama saja merahasiakan hal tersebut.
3. Menjatuhkan dan Merendahkan Diri Anda
Kritik dan saran dari pasangan sangat dibutuhkan dalam sebuah hubungan. Akan tetapi, perlu membedakan, mana saran membangun dan menjatuhkan.
Keduanya memiliki perbedaan, ketika pasangan begitu memojokkan dan menjatuhkan harga diri sudah jelas ini sebuah red flag darinya.
4. Sering Menjelekkan Mantan
Ketika seseorang memulai kisah baru dan masih membicarakan segala sisi negatif dari mantannya, ini menjadi salah satu red flag.
Bayangkan, ketika Anda putus dengan orang tersebut, mungkin ia akan melakukan hal serupa kepada Anda. Ia bisa saja menjelekkan Anda di depan teman-temannya dan terus membicarakan keburukan Anda ke banyak orang.
5. Sering Berprasangka Buruk
Respons pasangan ketika dihadapkan pada sebuah situasi menentukan bagaimana cara ia menyayangi Anda. Ketika pasangan lebih sering berprasangka buruk, perlu memperhatikan tanda tersebut.
Dilansir Self, komunikasi adalah kunci dalam sebuah hubungan. Ketika merasa tidak pernah didengar oleh pasangan, itu menunjukkan peringatan.
Hubungan sehat akan memberikan tempat ternyaman bagi kedua belah pihak mengutarakan isi hati dan keluh kesahnya. Keterbukaan pasangan dalam sebuah hubungan sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan pasangan perlu tahu segala informasi mengenai diri Anda.(*)