Program MBG Sejak Dini Mendorong Lahirnya Kualitas SDM Dimasa Depan
Sosialisasi program MBG dilakukan dengan tujuan untuk memberi pemahaman ke masyarakat tentang pentin
Selalu ada bahasa gaul terbaru bermunculan di media sosial, seperti di Twitter, Instagram, dan TikTok. Bahasa ini umumnya dibuat oleh anak-anak muda Gen Z.
Gen Z atau generasi Z lahir pada rentang waktu 1995 hingga 2010, dinilai para ahli sebagai generasi lebih melek teknologi. Penelitian IDN Research Institute mengungkapkan Gen Z di Indonesia menghabiskan waktu bermain media sosial lebih dari tiga jam dalam sehari.
Kebiasaan tersebut menimbulkan ungkapan gaul berbahasa Inggris (bahasa slang) ketika mengomentari suatu isu trending dengan menggunakan bahasa Inggris, baik isu lokal maupun internasional.
Media sosial kini tengah diramaikan dengan berbagai istilah dan bahasa gaul dari kaum Gen Z. Bahasa gaul lebih mudah diucapkan dan dipahami warganet. Mulai dari istilah-istilah seperti TBL atau “Takut Banget Loh”, kalcer, skiber, serta istilah lainnya pasti pernah ditemui di media sosial.
Alasan utama kenapa Gen Z bisa menciptakan berbagai slang baru, karena adanya faktor globalisasi. Seperti diketahui, salah satu dampak globalisasi adalah memudahkan suatu budaya dari luar untuk masuk dan diterima masyarakat Indonesia.
Dalam hal ini, banyak bahasa gaul populer bukan bagian dari bahasa Indonesia justru malah populer. Slang tersebut bisa masuk ke masyarakat Indonesia berkat perkembangan teknologi dan informasi semakin pesat.
Setelahnya, slang tersebut menyerap dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, yang tadinya hanya dipakai di media sosial kini justru dipakai dalam komunikasi sehari-hari.
Alasan lainnya, karena slang dianggap lebih simpel digunakan dalam komunikasi sehari-hari dibandingkan memakai bahasa formal.
Dikutip dari Instagram @ibu2id, ada 15 istilah gaul yang sering digunakan Generasi Z. Sebagai orangtua harus melek media sosial jangan sampai ketinggalan.
Kalcer
Dari bahasa Inggris “Culture” dibaca kalcer mewakili sesuatu hal yang sedang populer. Bisa digunakan untuk barang, fashion, komunitas, ataupun kegiatan yang sedang hype.
Skiber
Singkatan dari “Skip Berat”, artinya tidak ingin melakukan suatu aktivitas tertentu. Ibu yang sedang rebahan bisa menggunakannya ketika suami tiba-tiba ngajak olahraga di tengah hari bolong. “Skiber dulu deh, pak!” Cakeeep!
Spill The Tea
Umumnya digunakan untuk bergosip atau membicarakan seseorang. Ibu bisa gunakan sebagai pertanda juga kepada teman cs-an ibu. “It’s time to spill the tea”.
YOLO
Ini merupakan singkatan dalam bahasa Inggris dari “You Only Live Once”. Hidup itu hanya sekali ibu, maka dari itu manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya. Kalau paksu nanya, ”Semua jatah bulanan, ibu habisin untuk belanja?” Ibu tinggal jawab,”Ya, YOLO, pak”.
YTTA
Yang Tahu Tahu Aja. Biasanya dipakai untuk memberitahukan sesuatu hanya untuk kalangan tertentu yang mengerti atau sebagai singgungan pula pada seseorang. Jadi, kalau ibu lihat kata di atas digunakan oleh anak ibu, bisa jadi ibu gak konek sama pembahasan mereka.
Cegil
Cewek Gila. Sebutan untuk kaum perempuan yang tindakannya nyentrik, unik, lucu, dan tentunya menarik perhatian.
Sans
Kependekan dari kata santai. Kata tersebut ditujukan untuk seseorang agar orang tersebut tenang dan juga rileks saat sedang menghadapi suatu keadaan. “Sans Bu”, kata itu akan keluar dari mulut anak Ibu ketika dia ninggalin tempat bekal di sekolah.
Mentil
Jangan berpikir yang aneh-aneh dulu ya bu. Bahasa Gen Z satu ini berarti mental illness. Biasa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki gangguan kesehatan mental.
Kiyowo
Bila ibu senang drama Korea, ibu pasti langsung relate. Kiyowo merupakan bahasa Korea, Gwieyowo yang berarti menggemaskan, imut dan juga lucu. Ibu bisa pakai saat mengunjungi teman ibu yang baru melahirkan. “Kiyowo banget si anak kamu”.
Gamon
Kata satu ini merupakan singkatan dari gagal move on. Para Gen Z biasa menggunakan kata tersebut untuk seseorang yang baru putus cinta namun tetap tidak bisa melupakan mantannya. Duh, otomatis ingat masa muda dulu ya bu.
TBL
Bagaimana bu, mulai memasuki otak beku melihat istilah Gen Z belum? TBL merupakan singkatan dari “Takut Banget Loh”. Ramai di media sosial digunakan sebagai kata mewakili ekspresi ketika menemukan sesuatu yang menakutkan atau menegangkan.
YGY
“Ya Gaes Ya atau Ya Guys Ya”. Singkatan satu ini dipakai remaja saat ingin meyakinkan sesuatu kepada temannya. Contohnya gini bu,” Pernikahan itu, tidak selamanya indah YGY”.
Clingy
Diambil dalam bahasa Inggris yang artinya susah lepas/tidak bisa/tergantung, Konteksnya tentu terhadap pasangan. Ia tidak ingin jauh dari pasangan dan inginnya menempel terus kaya perangko, bu”.
Ghosting
Hilang tanpa sebab dan biasanya tidak meninggalkan alasan. Walaupun sering digunakan pada bahasa percintaan, namun kini sudah merambah ke perkantoran, bu. “Klien itu bawaannya ghosting mulu, deh”.
Stan
Obsensi terhadap suatu hal namun masih dalam taraf yang normal. Paling banyak biasanya kepada artis. Stan merupakan singkatan dari stalker (penguntit) dan fan (penggemar).(*)