Kartini Media
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Pixabay

Gempa Terkini 4,8 Magnitudo Guncang Wilayah Trenggalek, Ini Kata BMKG

Gempa berkekuatan 4,8 magnitudo (M)  terjadi di Trenggalek, Jawa Timur (Jatim). Melalui Twitternya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) @infoBMKG melaporkan gempa terjadi Kamis (24/8/2023) pukul 02.52 WIB. Gempa berada pada 85 Km Barat Daya Trenggalek, Jatim.

"Gempa Mag:4.8," cuit BMKG 

BMKG menginformasikan, pusat gempa berada di laut 76 km barat daya Trenggalek. Adapun koordinat gempa berada pada 8.74 Lintang Selatan (LS) dan 111.51 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 km.

Getaran gempa dirasakan di Trenggalek, Blitar, Nganjuk, dan Karangkates dengan skala II Modified Mercalli Intensity (MMI).

Dikutip dari laman BMKG, skala mercalli merupakan salah satu satuan untuk mengukur kekuatan gempa Bumi, terutama jika tidak terdapat peralatan sesimometer di tempat kejadian.

Pada skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan digantung bergoyang.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak selalu waspada akan kemungkinan gempa susulan.

Dikutip dari liputan6.com, berikut antisipasi gempa Bumi yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum Gempa Bumi

1. Pastikan struktur dan letak rumah Anda bisa terhindar dari bahaya yang disebabkan gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan agar terhindar bahaya gempa.

2. Kenali lingkungan tempat bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui di mana tempat paling aman untuk berlindung.

3. Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

4. Catat nomor telepon penting bisa dihubungi saat terjadi gempa.

5. Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser saat gempa.

6. Atur benda berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda tergantung bisa jatuh saat gempa terjadi

7. Simpan bahan mudah terbakar pada tempat tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

8. Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

9. Siapkan alat harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Gempa Bumi

1. Jika berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

2. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: menghindar dari bangunan yang ada di sekitar seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

3. Jika mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

4. Jika tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai menghindari bahaya tsunami.

5. Jika tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempa hindari daerah mungkin terjadi longsoran.

Setelah Gempa Bumi

1. Jika berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa; periksa apa ada terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

2. Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal membahayakan.

3. Jangan memasuki bangunan sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

4. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

5. Dengarkan informasi mengenai gempa dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita tidak jelas sumbernya.

6. Mengisi angket diberikan instansi terkait mengetahui seberapa besar kerusakan terjadi.

7. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan Anda.(*)

Artikel Terkait