Kartini Media
Ilustrasi Google Maps. Foto: Freepik

Google Maps Luncurkan Fitur Baru Pakai AI, Keren!

Google Maps membantu banyak orang untuk bepergian selama beberapa tahun terakhir. Berkat Google Maps, pengguna bisa menemukan tempat-tempat seperti restoran, hotel, pom bensin, dan banyak lagi.

Namun, masih banyak celah yang bisa dikembangkan di aplikasi tersebut. Google menyadari hal itu, sehingga fitur-fitur baru menarik segera dihadirkan. Raksasa mesin pencari ini berupaya memasukkan lebih banyak fitur untuk navigasi lebih baik.

Google Maps bersiap meluncurkan fitur baru yang keren. Peningkatan fitur ini banyak didorong oleh Artificial Intelligence (AI).

Melansir New York Post, Google akan mengeluarkan lima fitur baru didukung AI. Bahkan, fitur baru ini sudah tersedia bagi beberapa pengguna.

“Merencanakan dan menavigasi perjalanan dengan percaya diri, membuat pilihan yang berkelanjutan, dan mendapatkan inspirasi yang cepat untuk hal-hal yang harus dilakukan,” menurut Google.

Berikut ini beberapa perubahan dan fitur baru mulai tersedia:

Penampilan Imersif

Google memperkenalkan fitur baru disebut Immersive View untuk rute. Fitur penampilan imersif ini merupakan cara unik melihat seluruh perjalanan pengguna, baik saat berkendara, berjalan kaki, atau bersepeda.

Fitur ini tidak hanya untuk rute, tetapi bisa digunakan menjelajahi tempat. Fitur tersebut menggunakan AI untuk menggabungkan gambar jalan dan gambar udara.

Hal ini membantu pengguna melihat seperti apa restoran atau tempat sebelum mengunjunginya. Para pengembang menciptakan pengalaman imersif mereka dengan Ubin 3D Fotorealistik di Google Maps Platform.

Menurut Google, pengguna iOS dan Android bisa merasakan fitur ini sekarang untuk perjalanan di Amsterdam, Barcelona, Dublin, Florence, Las Vegas, London, Los Angeles, Miami, New York, Paris, San Francisco, San Jose, Seattle, Tokyo, dan Venesia.

Lensa dalam Peta

Sebelumnya bernama Search with Live View, menggunakan AI dan augmented reality membantu berorientasi dengan cepat, saat menjelajahi kota baru atau menemukan tempat wisata lokal.

Mengetuk ikon Lens di bilah pencarian dan mengangkat ponsel akan memberikan informasi visual tentang ATM, stasiun transit, restoran, kedai kopi, dan toko terdekat.

Ini berguna bagi pengunjung yang berada di kota baru maupun saat mencari tempat lokal baru.

Lens in Maps atau lensa dalam peta diluncurkan lebih dari 50 kota baru termasuk Austin, Las Vegas, Roma, Sao Paulo, dan Taipei.

Navigasi Google Maps

Google Maps memperoleh sejumlah pembaruan baru untuk membuat pengalaman navigasi menjadi lebih baik.

Google Maps akan menampilkan bangunan lebih realistis akan membantu pengguna menemukan arah lebih mudah, terutama di area pusat kota yang sibuk.

Navigasi di Google Maps akan mencerminkan 'dunia nyata' dengan lebih akurat, berkat AI.

Pembaruan ini akan diluncurkan di 12 negara, termasuk Amerika Serikat (AS), Kanada, Prancis, dan Jerman.

Untuk AS, navigasi akan menginformasikan jika ada jalur HOV pada rute. Untuk Eropa, informasi batas kecepatan yang didukung oleh AI akan diperluas ke 20 negara.

Informasi Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik

Kendaraan listrik menjadi kebutuhan masyarakat modern. Teknologi lebih irit dan minim emisi dinilai menjadi pendorongnya.

Google mendukung hal tersebut. Salah satunya dengan fitur informasi stasiun pengisian daya kendaraan listrik.

Dengan mengetahui di mana menemukan stasiun pengisian daya, maka pengguna tidak perlu khawatir.

Ketika mencari tempat pengisian daya, akan melihat informasi tentang apakah pengisi daya kompatibel dengan kendaraan dan kecepatan pengisian daya dari pengisi daya yang tersedia.

Pencarian Google Maps

Google Maps membuat pengalaman penelusuran pengguna menjadi lebih visual dan inspiratif.

Saat mencari hal-hal spesifik seperti "animal latte art" atau "pumpkin patch with my dog", akan melihat hasil berbasis foto sesuai dengan permintaan.

Hasil ini dihasilkan dengan menganalisis miliaran foto yang dibagikan oleh komunitas Google Maps, menggunakan AI dan pengenalan gambar yang canggih.

Sebagai pelengkap, saat pengguna mencari sesuatu dan membutuhkan saran, Google Maps akan memberikan hasil pencarian lebih terorganisir memicu kreativitas mereka.

Hasil pencarian berdasarkan aktivitas akan tersedia secara global di Android dan iOS.

Fitur ini mulai diluncurkan di Prancis, Jerman, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat, dan akan diperluas ke lebih banyak negara seiring berjalannya waktu.(*)

Artikel Terkait