Studi: Konsumsi Telur dengan Jumlah Tertentu Bisa Kurangi Risiko Alzheimer
Para peneliti mengungkapkan fakta menarik mengenai seseorang yang suka mengkonsumsi telur bisa menin
Seorang bocah perempuan mengalami trauma otak parah setelah ditabrak sebuah truk dalam perjalanan ke sekolah lima tahun lalu. Setelah berjuang, kini perempuan tersebut berkompetisi di kontes Miss England.
Dilansir dari laman Metro.uk, Marini Durrer, 18 tahun, berasal dari Kensington, London mengalami kerusakan otak permanen setelah ia ditabrak truk seberat 32 ton saat turun dari bus sekolah dan berlari menyeberang jalan pada usia 13 tahun.
Marini kala menjalani perawatan di Rumah Sakit. Foto: Metro.uk
Kala itu, pelajar yang kini tinggal di Jenewa, Swiss mengalami koma dan menghabiskan dua bulan perawatan intensif. Para dokter berjuang menyelamatkan nyawanya.
Akibat kecelakaan, ia kehilangan ingatan, kemudian membuatnya harus berhenti dari pekerjaannya sebagai peneliti bioteknologi, dan diberitahu petugas medis bahwa ia tidak akan pernah bisa bekerja lagi.
Namun, Marini berani melampaui semua ekspektasi dan mengambil keputusan mendirikan sebuah yayasan bersama ibunya membantu para penyintas kecelakaan.
“Saya menyadari bahwa saya telah menyia-nyiakan waktu bertahun-tahun setelah kecelakaan itu dan inilah saatnya untuk memulai hidup,’ kata Marini.
Marini melewatkan satu tahun sekolah saat menjalani masa pemulihan.
Marini di sesi pemotretan. Foto: Metro.uk
Sekarang, gadis berjiwa sosial ini menetapkan tujuan berkompetisi di Miss England musim panas ini. Marini awalnya ingin mengikuti Miss Swiss, namun setelah mengikuti kontes yang lebih kecil di negaranya, ia kini mengarahkan pandangannya ke Miss England.
Marini bisa mengikuti keduanya karena memiliki kewarganegaraan ganda.
“Ini adalah impian saya untuk mengikuti Miss England, saya sering menontonnya di TV tetapi saya tidak pernah membayangkan diri saya melakukan hal seperti itu,” ungkap Marini.
Jadi finalis ajang kecantikan jelas bukan hal mudah bagi Marini Durrer. Karena mudah panik, itu bisa berakibat fatal jika tiba-tiba serangan panik kambuh saat ia berada di atas panggung atau tempat umum.
Namun, sekarang Marini memilih tidak menghiraukannya.
"Karena kecelakaan itu, aku bisa saja mengalami masalah setiap saat, tapi aku harus berusaha untuk diriku sendiri dan bukan untuk orang lain," katanya.
"Aku harus terpilih menjadi semi finalis dan akan sangat berarti jika aku bisa sampai di tahap itu," tutup Marini.(*)