Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Tanggapi Video Cerdas Cermat yang Viral, Ketua Komisi X DPR: Lomba Harus Diulang!

 

Video lomba ‘Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI’ yang viral belakangan waktu ini menjadi ramai karena dianggap merugikan pihak lawan. Viralnya video Cerdas Cermat yang terjadi di Kalimantan Barat itupun hingga mendapat tanggapan dari Ketua Komisi X MPR RI yang menyebut jika lomba tersebut harus diulang.

Dikutip dari Kumparan.com Ketua Komisi X DPR sekaligus anggota MPR RI Hetifah Sjaifudian memberikan tanggapan terkait lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang viral itu harus diulang. Video viral tersebut dianggap merugikan salah satu pihak karena terdapat suatu kejanggalan/

“Supaya ini berjalan adil, kami mendorong agar khusus kegiatan di Kalimantan Barat ini dilakukan lomba ataupun pertandingan ulang,” ucap Hetifah Sjaifudin.

Sebagai perwakilan rakyat di pemerintahan, Hetifah juga menyampaikan permintaan maaf dan keprihatinannya atas kejadian tersebut. “Saya Hetifah selaku salah satu anggota MPR RI ingin turut menyampaikan tentu saja rasa penyesalan ya dan keprihatinan kita atas peristiwa yang tentunya semua sudah memahami ketika lomba cerdas cermat yang dilakukan di Kalimantan Barat,” tambahnya.

“Khususnya kepada adik-adik dari SMA Negeri 1 Pontianak yang dirugikan dari kasus ini, kita mohon maaf dan semoga peristiwa ini tidak mengurangi minat dan antusiasme anak-anakku semua untuk terus mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh MPR RI,” lanjutnya.

Menurut Hetifah, antusiasme pelajar terhadap lomba Cerdas Cermat Empat Pilar sangat tinggi di berbagai daerah. Karena itu, ia menilai seluruh proses pelaksanaan harus berjalan adil agar tidak mencederai semangat kompetisi.

Video viral dalam lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat tersebut digelar pada 9 Mei 2026. Dalam video itu ada regu SMAN 1 Pontianak yang mendapat nilai minus 5 karena jawabannya dinilai salah. Namun, regu SMAN 1 Sambas yang merupakan pihak lawan memberikan jawaban sama dan dianggap benar dengan mendapatkan tambahan nilai 10 poin.

 

“Khususnya kegiatan cerdas cermat ini, saya juga melihat di seluruh wilayah, termasuk di dapil saya di Kalimantan Timur, anak-anak semua merasa sangat bersemangat ya dan berkompetisi secara serius dan tentunya diharapkan segala prosesnya berjalan secara adil,” katanya.

 

Artikel Terkait