Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Iran Keluarkan Aturan Baru bagi Kapal-Kapal yang Akan Melintasi Selat Hormuz

Konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih terus bersitegang. Meski begitu, Iran memberikan sedikit kelonggaran dengan membuat aturan baru bagi kapal-kapal yang akan melintasi Selat Hormuz.

Dilansir dari Reuters, aturan tersebut mengatur bahwa kapal-kapal komersial perlu berkoordinasi dengan militer Iran ketika ingin berlayar. Iran juga memberikan peta selat yang baru dengan perluasan wilayah berada di bawah kendali Iran. Di saat yang sama, Iran juga memperingatkan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) untuk tidak memasuki Selat Hormuz.

Berdasarkan aturan terbaru, kapal-kapal yang hendak melewati jalur perairan di Selat Hormuz akan menerima email dari alamat yang terhubung dengan Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA). PGSA inilah yang akan memberitahu tentang peraturan transit yang harus dipenuhi oleh kapal-kapal yang hendak berlayar.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Memo, kapal-kapal tersebut juga diharuskan untuk mematuhi kerangka kerja sebelum menerima izin transit. Langkah ini diambil seiring dengan pengetatan kendali Iran atas lalu lintas maritim di Selat Hormuz yang menjadi jalur energi global utama yang dilalui oleh sebagian besar pengiriman minyak dunia.

Hingga saat ini, Iran masih memberlakukan kontrol yang lebih ketat terhadap navigasi di Selat Hormuz sejak pecahnya perang AS-Israel pada 28 Februari 2026.

Pernyataan terbaru dari para pejabat Iran menunjukkan bahwa kapal harus mengikuti rute yang telah ditentukan dan memperoleh izin untuk melintasi jalur air tersebut.

Iran mengeluarkan aturan baru ini bersamaan dengan keputusan Amerika Serikat untuk mengerahkan pasukan angkatan laut di wilayah tersebut guna mendukung pelayaran komersial.

Artikel Terkait