Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Kediri, Nurhadi Tekankan Pentingnya Gizi untuk Masa Depan Bangsa
Program Makan Bergizi Gratis sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generas
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan adanya pelanggaran penjualan makanan yang tidak layak dijual secara online. Makanan ini tidak boleh dikonsumsi karena memiliki efek samping yang berbahaya bagi tubuh.
Dilansir Kompas.com sebagai tindak lanjut, BPOM telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Indonesia E-Commerce Association (idEA) untuk melakukan takedown/penurunan tautan penjualan dari akun-akun tersebut. \
Jumlah keseluruhan produk ini mencapai 34,8 juta, baik produk dalam negeri maupun yang berasal dari berbagai negara lain seperti China, Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, Australia, Thailand, dan Malaysia.
Dari hasil patroli siber, terdapat beberapa merek suplemen kesehatan dan pangan olahan ilegal terkonfirmasi mengandung bahan kimia obat (BKO). Produk pangan olahan seperti Soloco Candy dan Akiyo Candy mengandung tadalafil serta Super Tonik Madu Kuat Alami Tahan Lama mengandung sildenafil.
"Produk yang dipastikan dicampur BKO ini dapat menyebabkan tekanan darah tidak stabil, kerusakan hati, dan ginjal, memicu serangan jantung, bahkan menyebabkan kematian," tulis BPOM.
Berikut daftar 10 produk makanan atau pangan olahan ilegal dengan penjualan terbanyak di onlineshop:
1.Soloco Candy
Asal produk: Australia, Wilayah penjualan terbanyak: Jakarta Pusat, Pelanggaran: Mengandung BKO (tadalafil)
2. Khophi 21 Days Female
Asal produk: Indonesia, Wilayah penjualan terbanyak: Jakarta Timur, Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)
3. CED Himalayan Pink Rock Salt
Asal produk: Malaysia, Wilayah penjualan terbanyak: Medan, Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)
4. Super Tonik Madu Kuat Alami Tahan Lama
Asal produk: Indonesia, Wilayah penjualan terbanyak: Bekasi, Pelanggaran: Mengandung BKO (sildenafil)
5. Akiyo Candy
Asal produk: Thailand, Wilayah penjualan terbanyak: Jakarta Selatan, Pelanggaran: Mengandung BKO (tadalafil)
6. Milo Malaysia
Asal produk: Malaysia, Wilayah penjualan terbanyak: Medan, Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)
7. Susu Walet
Asal produk: Indonesia, Wilayah penjualan terbanyak: Samarinda, Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)
8. 82 Serbuk Teh A1
Asal produk: Malaysia, Wilayah penjualan terbanyak: Tanjung Pinang, Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)
9. Kopi Hitam L-Karnitin
Asal produk: China Wilayah, penjualan terbanyak: Bogor, Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE)
10. Kerry Cheese Powder
Asal produk: Malaysia Wilayah, penjualan terbanyak: Jakarta Timur, Pelanggaran: Tanpa izin edar (TIE).