Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Subsidi Membengkak, Pemprov DKI Akan Naikan Tarif Transjakarta

Transjakarta akan mengalamai penyesuaian tarif yang segera diputuskan dalam waktu dekat. Kenaikan tarif ini terjadi karena adanya beban subsidi yang terlalu tinggi sehingga harus dilakukan tindakan. Penyesuaian tarif transjakarta menjadi salah satu yang sedang diputuskan Pemprov DKI Jakarta.

Dikutip dari Kompas.com Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera memutuskan penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak hanya berlaku untuk satu rute, tetapi mencakup sejumlah lintasan yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

“Segera akan kami putuskan (kenaikan tarif). Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute, bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta, tetapi juga Trans Jabodetabek lainnya,” ucap Pramono.

Ia menegaskan, penyesuaian tarif diperlukan karena beban subsidi yang ditanggung Pemprov DKI Jakarta dinilai terlalu besar. Saat ini, tarif layanan Transjabodetabek yang terintegrasi dengan layanan Transjakarta masih dipatok sekitar Rp 3.500.

Adapun tarif masuk sebenarnya untuk setiap penumpang yaitu mencapai sekitar Rp 15.000, sehingga pemerintah daerah menanggung subsidi sekitar Rp 11.500 per perjalanan. Subsidi tersebut diberikan agar masyarakat tetap bisa menikmati transportasi publik dengan harga terjangkau, terutama untuk perjalanan lintas wilayah Jabodetabek.

“Yang perlu penyesuaian karena memang subsidinya terlalu besar,” pungkas Pramono.

Artikel Terkait