Rutin Olahraga Bantu Tingkatkan Produktivitas Seseorang
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami hubungan antara kesehatan fisik dan menta
Bulan November 2023, sempat merasakan hawa sejuk cenderung dingin bahkan hujan beberapa hari. Banyak mengira musim kemarau berakhir dan musim hujan telah tiba.
Namun, belakangan ini kembali cuaca panas terik dan tak ada hujan. Hal tersebut dipertanyakan banyak orang termasuk warga dunia maya. Melalui media sosial X (dulu Twitter) mereka heran dan mengeluhkan cuaca kembali panas.
“Perasaan kemarin Semarang suasananya enak udh mulai adem sejuk, kok skrg panas lagi yaa. Mana panas bgt uuu, kalian ngerasa sama gasii? -dips!” tulis warganet di akun @undipmenfess, Sabtu (16/12/2023).
“Tempat kalian balik ke musim panas lagi atau stay di musim hujan sih? Kok Bandung malah panas lagi ya, mana panas banget,” tulis akun @papaojol, Jumat (15/12/2023).
“Cuaca nya lagi panas mulu, udah 3 atau 4 hari ya? setiap tidur jadi mandi keringet lagi,” ketik @_av0caddo, Sabtu (16/12/2023).
Penjelasan BMKG
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto menyebut sebagian besar wilayah di Pulau Jawa sudah memasuki musim hujan, meskipun belum merata dengan lama durasi terbilang bervariasi.
"Kondisi tersebut tentunya dipengaruhi oleh kondisi dinamika atmosfer, saat dalam beberapa hari terakhir aktivitas fenomena atmosfer cukup berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan lebih terkonsentrasi di wilayah Jawa tengah dan Jawa Timur, sementara di wilayah Jawa bagian barat tidak terlalu signifikan," terang Guswanto dikutip dari Detik.com.
Dinamika atmosfer tersebut disebutnya memiliki pola tekanan rendah memicu perlambatan angin hingga pertumbuhan awan. Karenanya, hujan cenderung terjadi di wilayah tengah dan Timur.
Di sisi lain, pola subsiden dari fenomena gelombang atmosfer disebut Guswanto terjadi dalam beberapa hari terakhir.
"Ini memicu pengurangan pertumbuhan awan hujan di wilayah Barat, sehingga cuaca cenderung umumnya cerah-berawan dan hujan yang masih belum terlalu signifikan," pungkasnya.(*)