Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Gorontalo, Nihayatul Wafiroh Tekankan Pengawasan Ketat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M akan mengenakan biaya retribusi kepada wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali.
Gubernur Koster mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mengenakan pungutan kepada wisatawan mancanegara setiap masuk ke Bali secara langsung dari luar negeri atau melalui wilayah lainnya di Tanah Air.
"Pembayaran pungutan oleh wisatawan mancanegara berlaku hanya satu kali selama berwisata di Bali. Pungutan yang wajib dibayar melalui pembayaran secara elektronik atau e-payment sebesar 150 ribu rupiah, atau kalau disetarakan kurs ini 10 dolar AS," kata Wayan Koster dalam Rapat Paripurna DPRD ke-26 membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), di Kantor DPRD Bali, Rabu, 12 Juli 2023, dikutip merdeka.com.
Wisatawan mancanegara wajib membayar pungutan sebesar 150 ribu rupiah sekali datang ke Bali mulai 2024. Bila aturan tersebut telah ditetapkan, wisatawan mancanegara akan diminta membayar pungutan sebelum keluar dari pintu kedatangan, seperti di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Wayan Koster menyebutkan bahwa pungutan biaya kepada wisatawan mancanegara tersebut merujuk pada Undang-undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali.
Dalam regulasi tersebut, Pemprov Bali diizinkan untuk memperoleh sumber pendanaan berupa pungutan bagi wisatawan mancanegara yang berwisata ke Bali diatur dengan Peraturan Daerah (Perda).
Pungutan ini nantinya akan jadi pemasukan daerah dimasukkan ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Biaya retribusi bagi wisatawan mancanegara itu akan dimanfaatkan untuk pemeliharaan kebudayaan dan pembangunan infrastruktur di kawasan wisata.
Penerapan pungutan bagi wisatawan mancanegara tidak akan diterapkan dalam waktu dekat.
"Perlu waktu transisi, diterapkan baru 2024," jelas Gubernur Koster.
Target Wisatawan Mancanegara Ke Bali
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Dr. H. Sandiaga Uno, B.B.A, M.B.A mengungkapkan kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia melalui Bali terus meningkat.
Menurut Menparekraf, data terakhir menunjukkan 312 persen kenaikan wisatawan mancanegara ke Tanah Air.
"Lebih dari 4 juta kunjungan telah kita hadirkan dan I Gusti Ngurah Rai Bali ini 45 persen sendiri," kata Sandiaga Uno dalam "The Weekly Brief with Sandi Uno" yang digelar secara hybrid pada Selasa, 11 Juli 2023.
Sandi menyebut Bandara Soekarno Hatta jadi andalan masih dalam kondisi struggling. Sementara, Bali sudah ada pada angka 45 persen.
"Targetnya 4,5 juta [wisman] di tahun ini dari total 8,5 juta wisatawan mancanegara yang akan ditargetkan di Indonesia. Kita melihat pentingnya Bali yang harus kita jaga sebagai destinasi unggulan," jelas Sandi.(*)