Kualitas Tidur yang Berantakan Jadi Perhatian Kesehatan Generasi Z
Para ahli menyarankan agar generasi muda mulai membatasi penggunaan gadget sebelum tidur.
Kondisi stres membuat pikiran seseorang kacau dan berantakan. Kondisi ini dapat memicu timbulnya jerawat pada area tertentu khususnya di wajah. Seseorang yang mengalami stres akan mengalami perubahan ataupun reaksi dalam tubuhnya.
Dikutip dari Kompas.com Co-founder Eva Mulia Clinic, dr. Eddy Widjaja menjelaskan, ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan merespons dengan berbagai perubahan, termasuk pada kulit.
“Kulit itu adalah organ terbesar dari tubuh, maka kalau lagi stres itu reaksi inflamasi dari tubuh akan meningkat,” ucap dr. Eddy Wijaya.
Menurut dr. Eddy, peningkatan reaksi inflamasi akibat stres menjadi salah satu faktor utama yang membuat jerawat tampak lebih parah dibandingkan biasanya. Kondisi ini sering kali ditandai dengan jerawat yang lebih bengkak dan terasa nyeri.
“Hal ini kelihatan di kulit wajah yang jerawatnya lebih bengkak, lebih sakit. Memang benar jerawat stres itu lebih cenderung meradang,” tambahnya.
Peradangan yang meningkat ini membuat jerawat tidak hanya lebih terlihat, tetapi juga lebih sulit ditangani jika tidak segera mendapatkan perawatan yang tepat.
Berikut ini area yang dapat menimbulkan jerawat jika anda sedang stres.
Area wajah yang paling sering muncul
Jerawat akibat stres umumnya muncul di area tertentu pada wajah, terutama bagian yang cenderung lebih berminyak.
“Biasanya kalau sedang stres, jerawat yang muncul di area yang berminyak seperti T-zone dan dagu, biasanya dominan di area itu,” ungkap dr. Eddy.
T-zone yang meliputi dahi, hidung, dan dagu memang dikenal sebagai area dengan produksi minyak lebih tinggi. Ketika stres terjadi, produksi minyak yang meningkat saat stres membuat area ini lebih rentan mengalami penyumbatan pori.
Tidak hanya di wajah, bisa muncul di tubuh
Selain di wajah, jerawat akibat stres juga dapat muncul di berbagai bagian tubuh lainnya. Hal ini disebabkan karena reaksi inflamasi yang terjadi tidak hanya terbatas pada satu area.
“Selain itu, karena inflamasinya di seluruh tubuh, maka bisa muncul juga jerawat di dada, lengan atas, leher, punggung,” lanjutnya.
Kemunculan jerawat di area tubuh ini sering kali diabaikan, padahal bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami stes yang cukup tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan perubahan yang terjadi pada kulit, baik di wajah maupun tubuh.
Pentingnya penanganan dan perawatan yang tepat
Untuk mengatasi jerawat akibat stres, diperlukan penanganan yang tidak hanya fokus pada perawatan kulit, tetapi juga memperhatikan kondisi tubuh secara keseluruhan. Mengelola stres menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengurangi peradangan pada kulit.
Selain itu, perawatan medis juga dapat menjadi solusi untuk membantu mengatasi jerawat yang sudah terlanjur meradang. Dengan penanganan yang tepat, kondisi kulit dapat kembali membaik dan risiko jerawat berulang dapat diminimalkan.