Kartini Media
Ilustrasi jogging di sore hari. Foto: Shutterstock/BaLL LunLa

Waktu Terbaik Lakukan Jogging, Efektif Bakar Lemak

Jogging merupakan bentuk olahraga aerobik melibatkan lari dengan intensitas kecepatan sedang atau pelan untuk waktu yang lebih lama. Olahraga ini biasanya dilakukan di luar ruangan, seperti taman, lapangan, atau area terbuka lainnya.

Tujuan jogging untuk meningkatkan kebugaran fisik, memperkuat otot-otot tubuh, serta meningkatkan daya tahan dan kesehatan jantung. Selain itu, efektif membakar lemak.

Kebanyakan orang beranggapan jogging paling baik dilakukan pagi hari. Sebagian lainnya berpikir kalau aktivitas fisik ini sebaiknya sore hari. 

Waktu Terbaik untuk Jogging

Nyatanya, waktu bagus untuk berlari adalah sore menjelang malam. Waktu tersebut dianggap ideal sebab suhu tubuh sedang mencapai pada puncaknya ketika sore hari.

Hampir pada seluruh orang, puncak suhu tersebut terjadi pada rentang waktu pukul 4 hingga 5 sore. Fakta ini diperoleh dari sebuah penelitian Journal of Sports Science & Medicine (2011).

Penelitian tersebut mengungkapkan jika ritme sirkadian atau jam biologis sore hari menjadikan suhu inti dalam tubuh naik sehingga hasil jogging dilakukan bisa lebih maksimal. Ketika suhu inti sedang meningkat, maka pembakaran energi atau metabolisme serta kapasitas otot akan naik.

Sebuah riset terbitan American Journal of Physiology Lung Celullar and Molecular Physiology (2015) menyatakan bahwa paru-paru bekerja lebih baik pada rentang waktu sore hari.

Artinya, penyerapan oksigen oleh paru-paru menjadi lebih maksimal. Hal ini bisa membantu berlari lebih cepat serta lebih fokus dengan keadaan di sekitar.

Tak hanya itu, lari pada sore dan menjelang malam hari membuat lebih cepat tidur. Pasalnya, lari sore hari merangsang produksi hormon melatonin atau hormon pemicu tidur lebih cepat.

Selain itu, jogging pada waktu ini memperbaiki ritme sirkadian sehingga bisa terlelap pada malam hari.

Lari dilakukan pada sore hari bisa mendorong tubuh melepas hormon endorfin. Hormon ini membantu memperbaiki suasana hati dan membuat tubuh lebih rileks.

Bagaimana dengan olahraga malam hari?

Lari malam menjelang tidur bisa menghambat pemulihan otot dan mengurangi fase tidur nyenyak. Jadi, mudah lelah saat terbangun di pagi hari.

Olahraga meningkatkan detak jantung, suhu tubuh, dan kepekaan terhadap rangsangan. Reaksi tubuh ini bisa membuat sulit tidur sesaat setelah berolahraga.

Jika ingin olahraga pada malam hari, pastikan sudah selesai setidaknya 90 menit sebelum tidur.

Terlepas dari kapan waktu terbaik untuk melakukan jogging, olahraga kardio ini akan tetap memberikan manfaat bagi kesehatan.(*)

Artikel Terkait