BPOM Temukan 11 Produk Ilegal Berbahaya dan 3 Produk Tanpa Izin Edar
BPOM menemukan 11 produk ilegal dengan rincian sebanyak 4 merek merupakan kosmetik hasil kontrak pro
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (8/5) - Anggota Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari menegaskan pentingnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Kantor Desa Sukamantri, Kabupaten Bekasi, Kamis (7/5).
Dalam keterangannya, Putih Sari menilai persoalan gizi dan stunting tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
“Persoalan stunting tidak bisa dipandang sebagai masalah kesehatan semata, tetapi menyangkut kesiapan bangsa dalam menghadapi masa depan. Anak-anak yang tumbuh dengan asupan gizi yang baik akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat, perkembangan otak yang optimal, serta kemampuan belajar yang lebih baik,” ujar Putih Sari.
Ia menambahkan, Program MBG merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat dalam memperkuat ketahanan gizi nasional.
“Program ini bukan hanya tentang pembagian makanan, tetapi tentang membangun kesadaran kolektif bahwa pola konsumsi sehat adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” tambahnya.
Putih Sari juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Program MBG agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keterlibatan lintas sektor dan partisipasi masyarakat yang kuat menjadikan program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi sehat dan unggul menuju Indonesia Emas 2045.