Kartini Media
Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa

Trenggalek, Jawa Timur (8/5) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kegiatan sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja kali ini dilaksanakan di Desa Salamwates, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Rabu (6/5).

Sosialisasi yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) ini menghadirkan Anggota Komisi XII DPR RI Dr. H. Edhie Baskoro Yudhoyono, B.Com., M.Sc., Kepala Desa Salamwates Suparno, Wakil Regional Badan Gizi Nasional Jawa TimurTeguh Bayu Wibowo dan dihadiri oleh ratusan peserta undangan.

Dalam pemaparannya, Anggota Komisi XII DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan bahwa Program MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memastikan anak-anak Indonesia terbebas dari stunting dan kekurangan gizi. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan distribusi dan kualitas makanan.

“Program ini bukan hanya tentang memastikan anak-anak terbebas dari stunting dan kekurangan gizi, tetapi juga tentang menjaga kualitas pendidikan mereka melalui pengawasan bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tutur Edhie Baskoro.

Ia juga menyoroti potensi pertanian lokal di wilayah Trenggalek yang dinilai mampu mendukung keberlangsungan Program MBG melalui pemanfaatan hasil pangan masyarakat desa. Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi anak, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Program MBG menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi sehat dan berkualitas. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa melalui keterlibatan UMKM, petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok pangan bergizi.

Sementara itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memegang peranan penting dalam keberhasilan pelaksanaan Program MBG. Dapur SPPG berfungsi sebagai pusat produksi sekaligus distribusi makanan bergizi yang harus mampu menjaga kualitas, higienitas, serta ketepatan waktu penyaluran kepada penerima manfaat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya Program MBG sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

 

Artikel Terkait