Rambut Ditarik Kencang Tiap Hari? Waspadai Risiko Kerontokan Akibat Traction Alopecia
Jika hal ini berlangsung dengan waktu yang lama, folikel dapat meradang dan terbentuk jaringan parut
Pagi yang terburu-buru sering membuat hari terasa berat sejak awal. Bangun mepet waktu, membuka ponsel langsung dengan banyak notifikasi, dan sarapan seadanya dapat memicu stres yang terbawa sepanjang hari. Psikolog menyarankan beberapa kebiasaan sederhana agar pagi lebih tenang dengan melakukan hal-hal berikut ini.
Langkah dasar adalah dengan melakukan persiapan dimalam sebelumnya. Menyiapkan pakaian, tas, dan daftar tugas di malam hari mengurangi keputusan yang harus diambil saat pagi.
Melansir dari liputan6.com tidur cukup juga sangat menentukan, karena kurang tidur memperburuk regulasi emosi dan konsentrasi. Orang dewasa umumnya membutuhkan tujuh hingga sembilan jam tidur untuk waktu yang ideal.
Bangun sedikit lebih awal, misalnya 15 hingga 30 menit, memberi ruang bernapas. Jeda ini bisa dipakai untuk peregangan ringan, berjemur sebentar, minum air putih, atau berdoa dan bermeditasi sesuai keyakinan. Napas dalam beberapa menit membantu menenangkan sistem saraf.
Psikolog juga menyarankan menunda membuka ponsel pada beberapa menit pertama. Membaca pesan kerja atau berita langsung setelah bangun membuat otak bereaksi terhadap tuntutan sebelum siap. Jika perlu memakai ponsel sebagai alarm, nonaktifkan notifikasi yang tidak penting.
Sarapan yang seimbang, dengan karbohidrat kompleks, protein, dan buah, membantu menjaga energi dan suasana hati. Hindari mengandalkan kafein berlebihan sebagai pengganti makan. Tentukan satu hingga tiga prioritas hari itu, lalu tulis di kertas agar fokus tidak terpecah.
Bagi yang berkeluarga, melibatkan anggota rumah dalam pembagian tugas pagi dapat mengurangi beban. Gunakan pengingat dan jadwal sederhana, bukan marah-marah saat waktu mepet. Bagi pekerja di kota besar dengan perjalanan panjang, siapkan podcast, musik, atau bacaan ringan yang menenangkan.
Jika stres pagi hari muncul hampir setiap hari, disertai cemas berlebihan, jantung berdebar, atau sulit tidur, konsultasikan dengan psikolog atau tenaga kesehatan jiwa. Kebiasaan kecil memang membantu, tetapi bantuan profesional tetap penting bila gangguan berlanjut.