Kartini Media
Ilustrasi memulai bisnis menjadi travel agent. Foto: Freepik

Tips Sukses Bangun Bisnis Travel, Cocok untuk Gen Z

Seiring perkembangan zaman, para pelaku usaha bermunculan, dan tidak mengenal usia, berbagai kalangan masyarakat terjun ke dunia bisnis. Termasuk anak-anak muda sering disebut Gen Z.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, sebanyak 27,94 persen dari total populasi penduduk Indonesia didominasi penduduk kelahiran 1997-2012 atau dikenal dengan sebutan Generasi Z (Gen-Z).

Sementara itu, berdasarkan 2021 Asia Pacific Young Entrepreneurs Survey menemukan, sekitar 72 persen Gen-Z dan Milenial di Asia Pasifik bercita-cita memiliki bisnis sendiri atau menjadi pengusaha.

Gen Z sudah akrab dengan perubahan teknologi memiliki peluang besar memulai bisnis.

Salah satu bisnis bisa digeluti Gen-Z yaitu industri travel and tour menjadi jalan menarik bagi generasi muda mengubah passion menjadi sumber penghasilan.

Berikut tips sukses bisnis travel bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Tentukan Pasar

Jika ingin memulai bisnis travelling adalah dengan menentukan pasar. Misalkan, fokus menjadi biro travel perjalanan ibadah, agen wisata ke luar negeri atau paket perjalanan wisata secara backpacker. Dengan memiliki niche atau pasar secara jelas, maka akan mudah menetapkan strategi bisnis travel.

2. Tentukan Target dan Rencana Bisnis

Lakukan riset mendalam mulai dari memahami kompetitor, keinginan pasar sampai keuangan bisnis. Setelah itu, bisa menentukan setinggi apa target penjualan, produk paket wisata yang ditawarkan termasuk harga dan bagaimana cara pemasarannya secara tepat.

3. Bangun Branding

Kalau branding bisnis biasa-biasa saja, akan sulit bersaing dan menarik perhatian pasar. Karena itu buatlah logo, tentukan nama hingga tema warna bisnis secara maksimal dan khas supaya mudah diingat.

4. Pilih Lokasi Kantor

Dengan ada lokasi kantor, calon konsumen bisa datang dan bertanya lebih jauh soal produk paket wisata ditawarkan. Keberadaan kantor memungkinkan bisnis travel bisa dikelola secara waralaba.

5. Manfaatkan Media Sosial

Pastikan membuat konten promosi berkualitas dan mempertimbangkan menyewa jasa influencer, agar bisnis travel dikelola makin dikenal masyarakat umum.

Media sosial bisa dipilih sebagai ajang promo bisnis travel mulai dari Instagram, Twitter hingga Facebook. Jika perlu, sewa tenaga khusus untuk promosi di media sosial agar hasil maksimal.

6. Maksimalkan Website

Website adalah pondasi terpenting dalam setiap bisnis online. Lewat website, bisnis travel online jelas akan terlihat makin profesional karena bisa menawarkan berbagai konten promosi. 

Artikel Terkait