Kartini Media
Ilustrasi kota Jakarta. Foto: Freepik

5 Kota Terkaya di Indonesia, Posisi Pertama Bukan Jakarta

Kota diidentikkan dengan kesan kehidupan mewah, modern dan banyak dihuni kalangan berduit. Perkembangan sebuah kota metropolitan didukung dengan pusat perekonomian dan perindustrian lebih maju. Tak heran jika beberapa kota menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 mengacu pada hasil pendataan rentang tahun 2018-2022, terdapat 416 Kabupaten dan 98 Kota di Indonesia.

Provinsi dengan kota dan kabupaten terbanyak adalah Jawa Timur terdapat 29 kabupaten dan 9 kota.

Beberapa kota ini dinilai memiliki kekayaan terbesar berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PDRB adalah satu metrik digunakan mengukur tingkat kemakmuran suatu wilayah.

PDRB per kapita mencerminkan nilai tambah bruto dihasilkan dari berbagai sektor perekonomian di suatu daerah.

Berdasarkan riset Badan Pusat Statistik tahun 2020, berikut 5 kota terkaya di Indonesia dengan PDRB tertinggi.

1. Kediri

Kediri tercatat sebagai kota terkaya di Indonesia pada tahun 2020, memiliki PDRB per kapita sebesar Rp457,98 juta.

Walaupun Kediri bukanlah kota besar dan metropolitan layaknya Surabaya, namun ada beberapa hal membuat kota ini masuk nominasi kota terkaya di Indonesia.

Kediri berlokasi di lembah kaki Gunung Wilis di ketinggian 2552 MDPL dan berjarak 130 km dari Ibukota Jawa Timur yaitu Surabaya.

Kediri memiliki kekuatan ekonomi dalam berbagai industri, seperti manufaktur, perdagangan, dan jasa. Salah satu kontributor utama keberhasilan ekonomi Kediri adalah industri tekstil dan garmen berkembang pesat, sehingga sering disebut sebagai "Kota Garmen."

Selain itu, Kota Kediri menjadi pusat industri penting di Jawa Timur, salah satunya yaitu pusat pabrik rokok PT. Gudang Garam Terbuka.

Sektor pertanian turut berperan penting meningkatkan PDRB per kapita kota ini.

Jumlah ini terlampau jauh dari Surabaya dengan total 3 juta jiwa per kilometer. Hal ini membuat pemerintah Kota Kediri lebih mudah mengontrol kemakmuran dari rakyatnya dibandingkan dengan kota memiliki banyak penduduk.

2. Bontang

Kota terkaya di Indonesia urutan kedua diraih Kota Bontang. Kota ini terletak di Provinsi Kalimantan Timur dan menjadi wilayah berorientasi pada perdagangan, industri, dan jasa.

Bontang pada tahun 2020 dengan PDRB per kapita sekitar Rp312,14 juta, menjadikannya kota terkaya setelah Kediri.

Bontang adalah kota industri dengan sektor utama seperti migas, gas bumi, petrokimia, dan energi.

Ini juga menjadi lokasi penting bagi banyak perusahaan besar terlibat dalam eksploitasi sumber daya alam, terutama gas alam cair (LNG) diekspor ke pasar internasional.

Industri migas dan petrokimia membuat Bontang menjadi salah satu kontributor utama PDRB per kapita Indonesia.

3. Jakarta

Jakarta adalah pusat pemerintahan, bisnis, dan keuangan Indonesia, dengan PDRB per kapita sekitar Rp260,44 juta pada tahun 2020.

Jakarta adalah pusat ekonomi nasional dan salah satu kota terpadat di dunia.

Perdagangan, jasa keuangan, TI, dan pariwisata adalah beberapa industri berkembang pesat di Jakarta.

Selain itu, kota ini memiliki infrastruktur transportasi yang baik, seperti bandara dan pelabuhan internasional, mendorong pertumbuhan ekonomi.

4. Cilegon

Pada tahun 2020, Cilegon menempati peringkat keempat, memiliki PDRB per kapita sekitar Rp233,02 juta.

Kota Cilegon terkenal dengan industri dan manufaktur berkembang pesat, termasuk industri baja dan petrokimia.

Baja dibuat di sini digunakan dalam banyak proyek konstruksi besar di seluruh Indonesia, dan petrokimia menghasilkan berbagai produk kimia penting untuk berbagai industri.

5. Surabaya

Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia, setelah Jakarta, dengan PDRB per kapita sekitar Rp190,89 juta pada tahun 2020.

Surabaya adalah pusat perdagangan, industri, dan jasa di Jawa Timur.(*)

Artikel Terkait