Komdigi: Mulai 1 Juli 2026 Pengaktifan Kartu SIM Ponsel Wajib Menggunakan Face Recognition
Kebijakan registrasi biometrik ini diterapkan agar tidak ada lagi penyebaran spam atau penipuan seca
CEO OpenAI sekaligus pencipta ChatGPT, Sam Altman turut mengomentari kehebohan adu jotos antara dua 'penguasa' industri teknologi, Elon Musk dan Mark Zuckerberg.
Siap Saksikan Duel
"Jika Musk dan Zuckerberg benar-benar berduel, saya akan datang untuk menyaksikannya," kata Altman di sela-sela acara Bloomberg Technology Summit, dikutip dari Gizmochina.
Altman sebelumnya dikenal kerap menjadi 'korban' cemooh Musk di media sosial. Musk kerap mengkritik layanan ChatGPT yang dikembangkan Altman.
Menurut Musk, ChatGPT tak mendukung kebebasan berpendapat dan berekspresi. Pasalnya, layanan itu memuat banyak penyensoran. Selain itu, Musk menggembar-gemborkan bahaya ChatGPT dan layanan kecerdasan buatan (AI) yang dikhawatirkan membawa 'kiamat' bagi peradaban manusia.
Selama ini, Altman tak terlalu ambil pusing dengan kritikan tersebut.
Pernah Kerjasama
Altman dan Musk pernah bekerjasama dalam grup mendirikan OpenAI, pembuat ChatGPT tahun 2015.
Namun, Musk kemudian mengundurkan diri dari dewan direksi tahun 2018. Sejak itu, keduanya saling berselisih.
Musk mengatakan salah satu alasan meninggalkan OpenAI adalah karena dia "tidak setuju dengan beberapa hal yang ingin dilakukan oleh tim OpenAI”.
Kronologi Adu Jotos
Awal mulai adu jotos antara Musk dan Zuckerberg adalah sebuah cuitan menyebutkan bahwa Facebook, perusahaan milik Zuckerberg, akan membuat pesaing Twitter. Kabar ini sudah terdengar sejak akhir 2022 lalu, baru-baru ini kembali berhembus kencang.
Menanggapi hal tersebut, Musk mengekspresikan di Twitter. Menurut dia, jika Meta mengembangkan pesaing Twitter, maka perusahaan itu akan secara penuh memonopoli industri media sosial.
"Saya yakni dunia akan secara eksklusif berada di bawah kendali Zuck. Tak ada pilihan lain. Setidaknya, ini akan menimbulkan kekacauan," kata Musk melalui akun Twitter pribadinya.
Dalam kicauan berikutnya, Musk mengajak Zuckerberg berduel di atas ring.
Lalu, dalam sebuah Story di Instagram pada Rabu (21/6/2023), Zuckerberg membalas dengan mengunggah tangkapan layar dari cuitan Musk dibarengi dengan kalimat: "Kirimkan Saya Lokasi."
Warganet memanas-manasi Musk dengan mengatakan ia perlu berhati-hati lantaran Zuckerberg menguasai bela diri Ju Jitsu.
Musk menjawab santai, "saya siap bertarung di dalam kandang".
Tak menunggu lama, Zuckerberg pun menantang balik dengan menanyakan lokasi untuk bergelut. Ia membagikan tangkapan layar tweet Musk melalui Instagram Story.
"Kirimkan saya alamatnya [untuk adu jotos]," kata orang terkaya ke-9 di dunia tersebut.
Musk merespons dengan menyebut Octagon, merujuk area pertandingan Ultimate Fighting Championship (UFC), Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.
Namun, belum ditetapkan waktu pasti adu jotos tersebut berlangsung. Warganet memprediksi akan dibuka tiket untuk menyaksikan pertandingan antara dua CEO raksasa teknologi kenamaan tersebut.(*)