Komdigi: Mulai 1 Juli 2026 Pengaktifan Kartu SIM Ponsel Wajib Menggunakan Face Recognition
Kebijakan registrasi biometrik ini diterapkan agar tidak ada lagi penyebaran spam atau penipuan seca
Selebgram Oklin Fia menjalani pemeriksaan kasus dugaan penodaan agama di Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (24/8/2023).
Penyidik meminta keterangan apa motif Oklin membuat konten diduga melanggar kesusilaan dengan menjilat es krim di depan kemaluan pria.
Konten jilat es krim Oklin Fia viral di media sosial, selebgram berusia 19 tahun ini dilaporkan ke polisi. Aksinya dinilai tak beradab dan menjijikkan.
Laporan Polisi
Salah satu yang melaporkan Oklin ke polisi adalah Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). Oklin dilaporkan Senin (14/8/2023) ke Polres Metro Jakarta Pusat.
"Sangat meresahkan menjijikkan dan tidak beradab. Biar permasalahan ini ada kepastian hukumnya dan jelas bisa segara diputuskan diajukan di persidangan," ucap Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia PB SEMMI, Gurun Arisastra, Senin (14/8/2023) dikutip dari liputan6.com.
Menjalani Pemeriksaan
Kala menyambangi Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2023), Oklin didampingi kuasa hukum, mengenakan pakaian serba hitam. Oklin menundukkan kepalanya dan tidak mengubris pertanyaan yang dilontarkan awak media.
Oklin menjalani pemeriksaan selama 6 jam dan diberondong 26 pertanyaan diantaranya siapa yang membuat, dan ke mana video ini disebarkan.
Usai menjalani pemeriksaan, Oklin meminta maaf dan menyesali perbuatannya karena membuat konten tersebut.
Oklin Fia meminta maaf di hadapan awak media. Foto: Insertlive
Minta Maaf
"Hari ini saya atas nama Oklin akhirnya mencoba memberanikan diri untuk tampil dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas video saya yang telah menimbulkan kegaduhan dan keresahan kepada seluruh lapisan masyarakat di Indonesia akhir-akhir ini," ujar Oklin dikutip dari liputan6.com.
Oklin mengaku butuh waktu menguatkan diri menyampaikan permohonan maaf secara lisan ke masyarakat.
Sebagai seorang muslimah dan dari lubuk hati yang paling dalam, kata Oklin, tidak ada sedikit pun niat merendahkan atau melecehkan agama Islam, umat muslim, ikhwan dan akhwat serta seluruh perempuan di Indonesia dengan konten jilat es krim.
Jangan Seret Keluarga
Oklin juga meminta masyarakat tidak menyeret keluarga dan orang-orang terdekatnya dalam kasus konten jilat es krim. Menurut Oklin sang ibu selalu mengajarkan tentang agama Islam dan menjadi seorang muslimah yang baik.
Oklin mengaku dibiasakan menutup aurat dan menggunakan hijab sejak masih remaja dan meyakini kasus ini peringatan dari Allah SWT agar menjadi manusia yang lebih baik.
Media Sosial Nonaktif
Oklin Mengaku Instagram dan Tiktok pribadinya dinonaktifkan sejak 7 Agustus 2023.
"Sehingga apabila ada akun-akun yang mengatasnamakan diri saya atau akun-akun lain yang melakukan provokasi seolah-olah berasal dari diri saya, adalah akun-akun palsu dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," jelas Oklin.
Dalam kasus ini, penyidik akan meminta pendapat ahli termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), ahli pidana, tokoh agama, Kominfo dan beberapa ahli lain.
Alasan Membuat Konten Jilat Eskrim
Menurut Oklin konten jilat es krim meniru tayangan sudah ada. Ia hanya meniru.
"Intinya di video itu, kenapa saya buat video itu? Karena ada video lain yang membuat video itu juga. Jadi saya re-create juga," kata Oklin.
Rencananya penyidik akan memeriksa pria dalam konten tersebut.(*)