Kartini Media
Ilustrasi kantor Twitter di San Fransisco. Foto: Twitter

Kantor Twitter Tidak Aman Bagi Karyawan, Elon Musk Ungkap Kaca Mobil Karyawan Pecah

Elon Musk menuliskan unek-uneknya di Twitter. Menurutnya, banyak karyawan Twitter tidak lagi merasa aman datang ke kantor.

Hal tersebut tidak ada hubungannya dengan kantor Twitter melainkan dengan daerah San Francisco di mana kantor Twitter berada.

Belum lama ini, pemilik Twitter, Elon Musk mengungkapkan kekhawatirannya soal keselamatan karyawannya yang bekerja di pusat kota San Francisco.

Elon menulis di Twitter mengungkapkan bahwa banyak pekerjanya merasa tidak aman saat datang ke kantor lantaran kaca mobil mereka sering dipecahkan.

Menurut Musk, respons kepolisian sangat mengecewakan sehingga para karyawannya jarang sekali melaporkan tindak kejahatan karena tidak ada tindakan yang diambil.

"Banyak karyawan Twitter merasa tidak aman bekerja di pusat kota SF dan kaca mobil mereka dipecahkan,“ jelas Musk.

“Dan mereka mendapatkan respons nihil dari polisi sehingga mereka jarang sekali repot-repot melaporkan tindak kejahatan, karena tidak ada tindakan yang diambil," terang Musk.

Cuitan Musk memicu berbagai reaksi pengguna Twitter. Ada yang menyarankan Musk memindahkan operasional Twitter ke Florida.

Dikutip dari IndiaToday.in, Elon Musk membagikan sebuah insiden pribadi melibatkan penembakan dialami salah satu temannya di San Francisco.

Bulan April, Musk berkomentar bahwa area pusat kota menyerupai adegan dari acara TV "The Walking Dead," menyiratkan suasana suram dan sunyi.

Tulisan sebelumnya, Musk mengungkapkan pengamatan soal sejumlah toko tutup, dan menggambarkan daerah tersebut sebagai "pasca-apokaliptik."(*)

Artikel Terkait